Pekan Depan, Prabowo Terima Kunjungan PM Singapura
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto akan menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lawrence Wong, pada Rabu (6/11/2024). Prabowo dan Lawrence Wong akan mengadakan pertemuan bilateral.
Rencana tersebut diungkapkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rolliansyah Soemirat dalam pengarahan media atau media briefing di kantor Kemenlu, Jakarta, Kamis (31/10/2024).
"Tanggal 6 November, Minggu depan, Bapak Presiden akan menerima kunjungan Perdana Menteri Singapura, yang akan datang ke Indonesia," kata pria yang akrab disapa Roy itu.
Baca Juga
Prabowo Terima Kunjungan 9 Tamu Negara Seusai Dilantik, Ada PM Singapura dan Wapres China
Roy belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai rencana pertemuan Prabowo dengan Wong, termasuk soal waktu dan lokasi pertemuan. Namun, yang jelas, pertemuam tersebut akan diawali dengan pertemuan antara Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Sugiono dan Menlu Singapura Vivian Balakhrisnan.
"Isu-isu yang dibahas sampai saat ini masih terus dimatangkan oleh kedua negara melalui berbagai kementerian lembaga terkait," ujarnya.
Roy menyebut bakal banyak isu-isu yang menjadi kepentingan, perhatian, dan prioritas bersama untuk dibahas dan dilanjut pada pertemuan antara keduanya pekan depan.
Pertemuan pada pekan depan menjadi pertemuan bilateral kedua Prabowo dengan Lawrence Wong. dilantik pada Minggu (20/10/2024). Prabowo sebelumnya menerima kunjungan Lawrence Wong seusai dilantik sebagai presiden pada Minggu (20/10/2024).
Pada saat itu, Prabowo menerima kunjungan sembilan tamu negara. Selain Lawrence Wong, tamu negara lainnya yang berkunjung ke Istana Merdeka dan bertemu Prabowo, yakni Wakil Perdana Menteri (PM) Australia Richard Marles, utusan negara Inggris yang diwakilkan Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy, Wakil PM Selandia Baru Winston Peters dan PM Korea Han Duck-soo. Berikutnya, PM Papua Nugini James Marape, PM Vanautu Charlot Salwai, Wakil Presiden Laos Pany Yathotou, dan Wakil Presiden Tiongkok Han Zheng.
Baca Juga
Prabowo Terima Kunjungan Utusan Khusus Persatuan Emirat Arab dan Mesir
Pertemuan bilateral antara Prabowo dengan sembilan pemimpin tersebut menjadi titik penting memperkuat kerja sama Indonesia dengan negara sahabat. Hal ini sejalan dengan pidato perdana Prabowo seusai dilantik yang menyatakan Indonesia akan bersahabat dengan seluruh negara.
"Kita tidak akan terlibat dengan kerja sama pakta pertahanan tertentu, tetapi kita akan tetap berada di garis kebijakan luar negeri kita yang nonblok dan kerja sama dengan semua negara," kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi.
Pada Selasa (22/10/2024) atau dua hari setelah dilantik, Prabowo menerima kunjungan dua utusan khusus dari negara sahabat, yaitu Mesir dan Uni Emirat Arab (UEA) di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dengan kedua negara.

