Cerita Wamenkeu Anggito Abimanyu soal Pengalamannya Retreat di Akmil Magelang
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) III Anggito Abimanyu membagikan pengalamannya menjalani retreat Kabinet Merah Putih di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, 25-27 Oktober 2024. Anggito mengatakan kegiatan tersebut dapat menjadi pelajaran bagi dirinya dan seluruh jajaran kabinet.
“Ini adalah ide yang luar biasa dan bisa dicontoh, ditiru oleh teman-teman yang lain, lembaga-lembaga yang lain, yang akan menggembleng sumber daya manusianya,” kata Anggito saat puncak Dies Natalis ke-15 dan Lustrum III Sekolah Vokasi UGM, yang dipantau daring Senin (28/10/2024).
Baca Juga
Prabowo Gunakan Uang Pribadi untuk Biayai Retreat Kabinet Merah Putih di Akmil
Anggito tidak memaknai retreat tersebut sebagai kegiatan militerisme. Dia lebih memaknai kegiatan tersebut sebagai military way.
Anggito mengatakan cara militer digunakan untuk mendisiplinkan dan memperat anggota Kabinet Merah Putih.
“Selama saya 34 tahun berkarier, saya belum pernah merasakan bonding di antara anggota kabinet. Jadi inilah yang membuat hati kita cair,” ujar dia.
Anggito mengaku telah mendapat didikan khusus dari Prabowo sebelum retreat berlangsung. Dia mengatakan selama enam bulan telah di-grooming oleh Presiden Prabowo Subianto. Proses penggemblengan awal itu dilakukan bersama 25 orang lain.
Dalam gambar yang Anggito bagikan, beberapa orang yang masuk tim inti tersebut, di antaranya Mayor Teddy Indra Wijaya, Raja Juli Antoni, Hasan Nasbi, Sugiono, Sudaryono, Budi Djiwandono, Nusron Wahid, Meutya Hafid, Rizky Irmansyah, M Herindra, dan Darmawan Prasodjo.
“Tiga orang dari UGM, saya Pak Pras, Prasetyo Hadi, sekarang mensesneg, lalu dari ITB tiga orang, termasuk Pak Sigit Santosa, Direktur Pindad, Pak Satrio Brojonegoro, lalu teman-teman dari IPB. Jadi semua all top university dikumpulkan sama beliau (Prabowo)” ujar dia.
Anggito mengatakan selama proses enam bulan bersama Prabowo kerap pergi pulang. Dia tak pernah mempertanyakan alasannya masuk tim inti tersebut.
“I never ask this kind of questions, menurut saya itu silly question. Jadi kalau kita diberi amanah, jalankan saja amanah itu,” ujar dia.
Baca Juga
Hari Terakhir Retreat di Akmil, Prabowo Olahraga Bersama Kabinet Merah Putih
Anggito mengatakan militer way yang digagas Prabowo merupakan salah satu cara untuk mengatasi kelemahan bangsa ini. Dia menyebut kelemahan bangsa ini yaitu disiplin dan tanggung jawab.
“Dan bold mengambil keputusan secara berani. Maka beliau (Prabowo) membuat series,” kata dia.

