Sempat Geluti Bidang Perbankan dan Kripto, Ini Profil Wamen Ekonomi Kreatif Irene Umar yang Berusia 40 Tahun
JAKARTA, investortrust.id - Irene Umar, resmi ditunjuk Presiden Prabowo Subianto, pada Minggu (20/10/2024) sebagai Wakil Menteri (Wamen) Ekonomi Kreatif untuk mendampingi Menteri/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Rifki Harsya.
Dengan segudang pengalaman di bidang ekonomi kreatif, mulai dari game, teknologi, blockchain, hingga keuangan, membuat perempuan yang kini berusia 40 tahun tesebut masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih Prabowo. Irene merupakan lulusan Bachelor of Arts in Economics dari President University di Kota Mandiri Jababeka dengan predikat Magna Cum Laude dan nilai CGOA 3.88.
Sebelum merambah dunia ekonomi kreatif, Irene mengawali karirnya menjadi bankir, bekerja sebagai Associate Director di Standard Chartered Bank dengan penugasan di Uni Emirat Arab, India, dan Singapura. Di sana, ia menangani berbagai sektor penting termasuk shipping finance, project finance, dan leverage finance.
Pengalaman ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang keuangan global dan memberi landasan yang kuat dalam memahami dinamika ekonomi internasional.
Baca Juga
Susunan Lengkap Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran, Ada 7 Menko dan 56 Wamen
Kemudian, ia memulai karir profesional sebagai CEO dan Founder W3GG hingga Managing Partner di Discovery Nusantara Capital (DNC). Irene menunjukan kepemimpinan yang visioner dalam mendorong investasi di sektor ekonomi kreatif, khususnya ekosistem gaming.
W3GG merupakan platform decentralized autonomous organization (DAO) yang berinvestasi di non fungible token (NFT) untuk game berbasis blockchain dan kripto. Sementara DNC, merupakan perusahaan investasi yang fokus pada pengembangan teknologi, startup, dan infrastruktur di Indonesia.
Selanjutnya, Irene memulai sebuah perusahaan modal ventura di bidang gaming ketika e-sports belum begitu terkenal, dan mengembangkan portofolionya menjadi salah satu dari kumpulan perusahaan yang paling diminati oleh global.
Baca Juga
Pengangkatan Irene Umar mencerminkan misi dari pemerintahan Prabowo-Gibran yang ingin memperkuat sektor blockchain dan kripto dalam ekonomi kreatif Indonesia. Dengan hadirnya tokoh yang memahami industri inovatif ini, diharapkan ekosistem kreatif di Tanah Air semakin berkembang dan kompetitif di tingkat global.
Lulusan Perbankan dan Keuangan President University dengan beasiswa penuh ini sudah bekerja ketika masih di bangku kuliah. Ia bahkan pernah berprofesi sebagai penyiar radio di Kiss FM, hingga kemudian juga dikenal sebagai pembawa acara (master of ceremony/MC) di berbagai acara off air. Sebagai penyiar Kiss FM, Irene dikenal dengan nama udara Irene Xavier. Ia selama dua tahun membawakan lagu-lagu Love is In The Air (Jumat malam) dan Club Eighties (saban Sabtu). Tak hanya itu, perempuan yang punya hobi menyelam ini dan menghabiskan masa SMP dan SMA-nya di Malaysia ini sangat aktif kala masih menjadi mahasiswa.

