Menkominfo Ungkap Alasan Jokowi Pulang ke Solo Pakai Pesawat TNI AU
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengungkapkan alasan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) kembali ke kampung halaman di Solo, Jawa Tengah menggunakan pesawat milik TNI AU.
Seperti diketahui, Jokowi bersama dengan sang istri, Iriana kembali ke Solo menggunakan pesawat Boeing 737-800 NG A7309 milik TNI dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Pesawat tersebut dikawal empat pesawat tempur TNI AU, antara lain dua unit TA-50 Golden Eagle, satu unit F-16 Fighting Falcon, dan satu uni. Sukhoi Su-30MK2.
Baca Juga
Pulang ke Solo, Ini Pesan Jokowi untuk Prabowo dan Rakyat Indonesia
Hal tersebut menimbulkan pertanyaan lantaran sebelumnya Jokowi dan Iriana dikabarkan akan kembali ke Solo menggunakan pesawat komersial, alih-alih pesawat milik TNI AU.
Menurut Budi Arie, Jokowi sebenarnya ingin kembali ke Solo menggunakan pesawat komersial. Namun, tidak diperbolehkan oleh Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto yang baru dilantik.
“Enggak jadi, Karena memang enggak dikasih, harus pakai pesawat kenegaraan, permintaan Pak Prabowo. Ya masa mantan Presiden dikasih naik (pesawat) komersial,” katanya ketika ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (20/10/2024).
Kepulangan Jokowi dan Iriana ke Solo dilepas oleh Prabowo dan jajaran Kabinet Indonesia Maju. Keduanya dilepas dengan atraksi pesawat tempur atau flypass di langit sekitar Lanud Halim Perdanakusuma.
Baca Juga
Pulang ke Solo, Ini Pesan Jokowi untuk Prabowo dan Rakyat Indonesia
Sebelumnya, pria yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) itu mengatakan Jokowi akan kembali ke Solo menggunakan pesawat komersial dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
“Betul. Naik pesawat komersial dari Halim (Bandara Halim Perdanakusuma),” kata Budi Arie di Komplek Istana Kepresidenan, Rabu (16/10/2024), dikutip dari Antara.
Saat disinggung terkait jenis maskapai yang akan digunakan Jokowi, Dia menyebut akan menggunakan maskapai milik BUMN antara Citilink Indonesia atau Garuda Indonesia. "Kalau enggak salah, Citilink atau Garuda," ujarnya.

