Prabowo Panggil 2 Calon Wamenlu, Ada Anis Matta dan Dubes RI untuk PBB
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta mengaku diminta oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) di kabinet pemerintahannya mendatang.
Hal tersebut disampaikan Anis usai menemui Prabowo di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan pada Selasa (15/10/2024). Seperti diketahui, Prabowo kembali memanggil sejumlah tokoh yang akan mengisi kursi kabinetnya, khususnya untuk jabatan wakil menteri.
“Bismillah, Alhamdulillah, baru saja dapat amanah dari Bapak Prabowo sebagai Wakil Menteri Luar Negeri. Kemungkinan besar pekerjaannya untuk dunia Islam,” katanya.
Anis mengungkapkan, sebelum dirinya diminta untuk datang ke kediaman Prabowo sudah ada pembicaraan terkait dengan jabatan tersebut. Dirinya juga mengaku sudah menandatangani pakta integritas dan menyatakan bersedia membantu Prabowo di kabinetnya nanti.
Baca Juga
Pria yang sebelumnya dikenal sebagai Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menyebut bahwa dirinya akan fokus pada dunia Islam. Sementara itu, Duta Besar RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Arrmanatha Nasir yang kemungkinan juga menjabat sebagai Wamenlu fokusnya akan berbeda.
“Dua (Wamenlu), yang barusan (Arrmanatha Nasir) akan lebih fokus untuk Amerika dan Eropa, saya lebih fokus ke dunia Islam,” ungkapnya.
Sementara itu, Arrmanatha mengungkapkan bahwa dirinya bertemu dengan Prabowo untuk membahas situasi global hingga tantangan dan peluang Indonesia ke depan.
"Saya selama ini bertugas sebagai Duta Besar Indonesia untuk PBB di New York dan hari ini diminta untuk menghadap bapak presiden terpilih, Bapak Prabowo. Di dalam kita berdiskusi mengenai situasi global, tantangan dan peluang-peluang yang ada, dan bapak presiden menekankan pentingnya untuk Indonesia terus berperan aktif dan membantu untuk bisa menavigasi berbagai tantangan yang ada dan mengambil peluang yang bisa kita raih," katanya.
Pria yang akrab disapa Tata itu tak mengungkapkan secara gamblang soal penugasannya di kabinet pemerintahan selanjutnya. Namun yang jelas, tugasnya tidak akan jauh-jauh dari pengalamannya di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) selama lebih dari dua dekade.
"Saya kan selama ini bertugas di Kemlu dan sebagai saat ini sebagai Dubes Indonesia untuk PBB dan itu bidang yang saya tekuni lebih dari 20 tahun," ujarnya.

