Ini Warisan Terbesar Kepemimpinan Jokowi Menurut Menkominfo
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menilai optimisme dan harapan adalah warisan terbesar yang ditinggalkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada bangsa Indonesia.
Menurut Budi Arie, optimisme dan harapan tersebut adalah bekal bagi Indonesia menuju Visi Indonesia Emas 2045. Visi Indonesia Emas 2045 adalah suatu gagasan yang bertujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat, maju, adil, dan makmur pada 2045 atau peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia.
Sebagai catatan, gagasan tersebut disusun oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) dan diresmikan oleh Jokowi pada 9 Mei 2019.
"Itulah warisan yang paling penting yang dihasilkan selama 10 tahun kepemimpinan Pak Jokowi. Hari ini kita lihat banyak anak-anak kita yang memiliki harapan dan optimisme yang tinggi karena kemajuan Indonesia hanya bisa dilakukan melalui sinergi, kebersamaan dan gotong royong seluruh komponen bangsa,” ujar Budi Arie saat membuka pameran foto jurnalistik Legasi Jokowi 2014-2024 di ANTARA Heritage Center, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2024) malam.
Baca Juga
Budi Arie mengatakan harapan dan optimisme tersebut hadir melalui berbagai capaian dan kemajuan yang telah ditorehkan Jokowi selama satu dekade kepemimpinannya. Dia mengeklaim tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Jokowi terbilang tinggi, mencapai 75%.
“Hingga akhir masa pengabdiannya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi terbilang tinggi, yaitu mencapai 75% lebih. Tentu hasil positif tersebut tidak lepas dari capaian kinerja yang terjadi selama 10 tahun terakhir,” tuturnya.
Pria yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) itu menjelaskan salah satu capaian penting pemerintahan Jokowi adalah membawa Indonesia menjadi negara berpenghasilan menengah atas. Hal tersebut tidak terlepas dari keberhasilan pemerintahan Jokowi menjaga pertumbuhan ekonomi nasional stabil di atas 5%.
Budi Arie juga mengeklaim penanganan pandemi Covid-19 menjadi salah satu prestasi besar pemerintahan Jokowi. Indonesia berhasil menjaga tingkat kematian dan resesi tetap rendah ketika pandemi Covid-19 melanda.
“Berbagai transformasi sektor kesehatan pun terus dilakukan, termasuk integrasi sistem data kesehatan berbasis individu dan peluncuran Biomedical Genome Science Initiative (BGSi),” ujarnya.
Kesejahteraan masyarakat juga terus ditingkatkan melalui program-program sosial seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Hingga akhir 2023, lebih dari 267 juta penduduk telah menjadi peserta JKN dan KIS, sementara KIP Kuliah telah memberikan manfaat kepada 200.000 penerima baru pada 2024.
Kemudian untuk sektor infrastruktur, ucapnya, capaian signifikan telah tercapai dengan jalan nasional yang dalam kondisi mantap mencapai 94,18% pada 2023. Pada tahun yang sama penyebaran akses internet juga menjangkau 18.697 lokasi, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Baca Juga
Jokowi Tekankan Hilirisasi dan Citra Global Kunci Masa Depan Ekonomi Indonesia
"Hirilisasi di sektor industri dan pembangunan di Papua yang berkontribusi pada peningkatan indeks pembangunan manusia Papua dan Papua Barat masing-masing menjadi 62,25 dan 66,6," imbunnya
Terakhir, Budi Arie berharap bahwa semangat kolaborasi dan gotong royong yang telah ditunjukkan selama masa pemerintahan Jokowi akan terus dilanjutkan di bawah pemerintahan selanjutnya di bawah kepemimpinan Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
"Mari kita sama-sama mendukung pemerintahan Pak Prabowo agar perwujudan Indonesia Emas 2045 bisa betul-betul kita wariskan kepada anak cucu kita di tahun 2045," pungkasnya.

