Golkar: Jangan Khawatirkan ‘Check and Balances’ DPR dan Pemerintahan Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terpilih dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, meminta publik tidak khawatir soal proses check and balances yang akan terjadi antara DPR dengan pemerintahan Prabowo Subianto mendatang. Ia mengatakan DPR sebagai lembaga legislatif telah diberikan mandat untuk melakukan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
"Jadi sebetulnya kita tidak perlu khawatir ya dan saya kira pasti ada komitmen lah di antara Pak Presiden, Pak Prabowo, dengan pimpinan partai politik," kata Doli ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2024).
Baca Juga
Ia mengungkit Prabowo telah berulang kali mengatakan ingin membangun bangsa secara bersama-sama. Hal itu, kata Doli, sekaligus memastikan akan terjadinya dialektika serta perdebatan baik di antara eksekutif dan legislatif, maupun masing-masing partai politik, dalam rangka upaya membangun bangsa.
"Yang penting itu adalah bagaimana kepemimpinan pemimpin-pemimpin kita termasuk Pak Presiden nanti bersama pemimpin parpol lain bisa membuka dialog itu, bisa membuka ada orang yang menyampaikan saran masukan bahkan kritikan itu saya kira yang memungkinkan Indonesia ke depan lebih bagus," sambung dia.
Baca Juga
Diketahui dari 8 fraksi di DPR, 7 di antaranya menyatakan diri telah bergabung bersama pemerintahan Prabowo. Golkar, Gerindra, PAN serta Demokrat, merupakan partai pengusung Prabowo-Gibran pada Pilpres. Belakangan ada PKB, Nasdem dan PKS yang kemudian terang-terangan menyatakan diri akan bergabung bersama koalisi pemerintahan Prabowo.
Praktis tersisa PDIP, satu-satunya partai yang sampai saat ini masih bergeming soal potensi bergabung bersama pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ke depan.

