PUPR Harap Terowongan Bawah Laut Tol IKN Mulai Digarap Tahun Depan
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menggenjot proses studi kelayakan atau feasibility study (FS) dan detail engineering design (DED) pembangunan immersed tunnel atau terowongan bawah laut yang merupakan bagian Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR, Danis H Sumadilaga
Baca Juga
Menteri Basuki Targetkan Jalan Tol 6B dan Akses Tol IKN 6C Rampung Juni 2025
“Untuk yang (seksi) 4A itu belum, yang ke arah immerse tunnel. Pokoknya kita siapin dulu FS sama engineering design-nya dulu. Sedang disiapkan oleh teman-teman (Ditjen) Bina Marga. (Kapan mulai dibangun?) 2025 harapannya,” kata Danis saat ditemui di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (27/9/2024).
Untuk itu, Danis tak dapat memastikan kapan rencana pembangunan tol bawah laut tersebut berlangsung.
“Ya tergantung nanti proses pembiayaannya, bisa saja nanti itu merupakan KPBU (kerja sama antara pemerintah dan badan usaha), bisa saja APBN (2025). Kalau APBN harus dilelang. Nanti kita lihat prosesnya, sementara kita siapkan dulu engineering design-nya,” ujar Danis.
Sebelumnya, PT Hutama Karya (Persero) telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan asal Korea Selatan (Korsel), Daewoo Engineering & Construction. Kesepakatan ini berupa studi kelayakan untuk membangun terowongan bawah laut di Tol IKN, Kalimantan Timur.
Baca Juga
Tol IKN Ditargetkan Tuntas Desember 2024, PUPR akan Lanjut Lelang ke BUJT
Direktur Operasi I Hutama Karya, Agung Fajarwanto mengatakan, pihaknya menggandeng Daewoo karena keberhasilannya dalam membangun immersed tunnel di dunia. Harapannya Daewoo bisa memberikan transfer teknologi untuk membangun immersed tunnel di IKN.
“Karena kami di Indonesia terus terang belum pernah mengerjakan hal tersebut, maka kami merasa, secara mitigasi, kalkulasi risiko memerlukan partner itu untuk belajar,” kata Agung beberapa waktu lalu.

