Bocoran RSUD Tarakan soal Skema Pemeriksaan Kesehatan Cagub DKI
JAKARTA, investortrust.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI memberikan mandat kepada RSUD Tarakan untuk melayani pemeriksaan kesehatan terhadap bakal calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub). Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tarakan, Weningtyas Purnomorini, mengungkap tahapan pemeriksaan kesehatan yang sama akan dijalankan oleh tiga pasangan calon (paslon).
Menurut Weningtyas, pemeriksaan kesehatan paslon cagub-cawagub akan dilakukan kurang lebih selama 11 jam. Yaitu dimulai pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB. Mulanya, kata dia, akan dilakukan pemeriksan psikiatri dan psikotest oleh psikolog yang telah ditunjuk sebelumnya.
"Nanti akan dilanjutkan dengan pemeriksaan dokter-dokter fisik yang lainnya," kata dia di RSUD Tarakan, Jakarta, Jumat (30/8/2024).
Baca Juga
RSUD Tarakan Kerahkan Seluruh Dokter Spesialis Cek Kesehatan Cagub DKI
Sejumlah pemeriksaan yang akan dilakukan di antara lain seperti penyakit dalam, neurologi, THT (telinga, hidung dan tenggorokan), paru, stereometri, bedah urologi, bedah protologi, bedah orthopedi hingga bedah umum. Selain itu akan dilakukan juga pemeriksaan jantung, gigi, ekokardiografi hingga pemberlakuan tradmill.
"Dan nanti akan ditutup dengan pemeriksaan MRI di radiologi, seperti itu, jadi tahapannya memang panjang ya, karena ada beberapa pemeriksaan yang cukup memakan waktu yang cukup lama," terang dia.
Disampaikan dia, RSUD Tarakan menyiapkan sebanyak 20 orang dokter dan 20 orang tenaga medis pendukung pemeriksaan, yang terdiri dari perawat, analis laboratorium, radiografer, audiologi dan sebagainya. Terkait hasil pemeriksan, RSUD Tarakan akan menyerahkan kepada KPU DKI pada H+1 atau hari Sabtu (31/8) esok.
Baca Juga
Sementara itu terkait dengan ketentuan layak atau tidaknya hasil pemeriksaan kesehatan masing-masing paslon, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tarakan itu menyebut akan mengikuti pedoman teknis yang telah diberikan oleh KPU DKI.
Nantinya, hasil pemeriksaan akan dirapat oleh tim pemeriksaan yang terdiri dari Djati Sagoro (spesialis penyakit dalam) selaku ketua, Titis Afriani (spesialis penyakit dalam) selaku wakil ketua dan Endang (spesialis jantung dan pembuluh darah).
"Nanti setelah hasil semua sudah dilakukan, kemudian malam ini kita akan plenokan rapat bersama supya malam ini sudah ada hasil," tutup dia.

