Survei SMRC Terkait Pilkada Jakarta: Anies Baswedan 42,8%, Ridwan Kamil 34,9%
JAKARTA, investortrust.id - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru terkait Pilkada Jakarta 2024. Hasilnya, mantan Gubernur DKI Anies Baswedan masih unggul dari mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.
Anies meraih elektabilitas 42,8%, sementara Ridwan Kamil 34,9%.
"Jika pemilihan umum gubernur Daerah Khusus Jakarta dilakukan sekarang, Anies Baswedan mendapatkan dukungan 42,8% dan Ridwan Kamil 34,9%. Masih ada 22,3 persen yang belum menjawab," kata Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani dalam rilis survei pada Minggu (18/2024).
Baca Juga
Selain dengan Ridwan Kamil, survei ini juga menguji elektabilitas head to head antara Anies dan mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Anies dengan Kaesang Pangarep. Dalam head to head dengan Ahok, Anies mendapat 37,8%, Ahok 34,3%, dan masih ada 28% yang belum tahu atau tidak menjawab.
Sementara jika melawan Kaesang, Anies didukung 46,5% suara, Kaesang 15%, dan belum jawab atau tidak tahu 38,5%.
Dalam survei kali ini, SMRC juga memotret dukungan pemilih partai kepada bakal calon gubernur DKI. Hasilna, mayoritas pemilih PKS, Nasdem, dan PKB.
Anies Baswedan mendapatkan suara 94% dari pemilih PKS, unggul jauh dari Ridwan Kamil yang hanya mendapatkan suara 5%. Pada pemilih Nasdem, Anies meraih elektabilitas sebesar 76%, jauh di atas Ridwan Kamil.
Anies Baswedan mendapatkan suara 94 persen dari pemilih PKS, unggul jauh dari Ridwan Kamil yang hanya mendapatkan suara 5 %. Pada pemilih Nasdem, Anies 76%, jauh di atas Ridwan Kamil 22%.
"Pada pemilih PKB, Anies juga unggul jauh 73% melawan Ridwan Kamil yang hanya mendapatkan dukungan 17%.
Baca Juga
Survei ini digelar SMRC dengan menggunakan metode double sampling. Sampel sebanyak 500 responden dipilih secara acak dari database sampel survei tatap muka yang telah dilakukan SMRC sebelumnya dengan jumlah proporsional menurut kabupaten/kota untuk mewakili pemilih Jakarta.
Untuk mendapatkan sampel yang proporsional dari responden yang memiliki telpon tersebut terhadap karakteristik populasi Jakarta dilakukan pembobotan terhadap sampel terpilih.
Margin of error survei diperkirakan +/-4,5% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling. Wawancara dilakukan pada 8 Agustus hingga 12 Agustus 2024.

