Jokowi Bersyukur Indonesia Terus Tumbuh di Tengah Krisis Global
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur Indonesia mampu bertahan dan bahkan terus bertumbuh di tengah krisis yang melanda dunia. Selain ketidakpastian geopolitik global, dunia juga sedang menghadapi perubahan iklim ekstrem.
Hal itu disampaikan Jokowi dalam sambutannya di acara zikir dan doa kebangsaan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/8/2024) malam.
"Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas segala perlindungan dan anugerahnya bagi bangsa Indonesia, sehingga kita mampu terus bertahan, mampu terus bertumbuh, walaupun dunia tengah dilanda berbagai krisis, ketidakpastian global, ketidakpastian geopolitik, perubahan iklim, dan ke depan tantangan yang kita hadapi juga tidak mudah," kata Jokowi.
Baca Juga
Jokowi Minta Maaf atas Kesalahan selama Jabat Presiden: Saya Tidak Sempurna
Kepala Negara menyatakan, krisis dan tantangan baru akan terus bermunculan dan silih berganti. Untuk itu, Jokowi mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu, saling membantu, dan tolong menolong. Dengan hal itu, Jokowi meyakini Indonesia dapat menjadi negara yang maju.
"Sebagai bangsa kita harus selalu bersatu padu. Setuju? Harus saling menguatkan, setuju? Harus saling membantu, setuju? Saling tolong menolong dan saling mendoakan. Untuk keselamatan kita semuanya sebagai sebuah bangsa dan untuk kemajuan Indonesia yang kita cintai ini," kata Jokowi.
"Setuju," jawab ribuan orang yang hadir dalam zikir dan doa kebangsaan tersebut.
Dalam kesempatan ini, Jokowi yang juga atas nama Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memohon maaf atas segala salah dan khilaf dalam menjalankan amanah sebagai presiden dan wakil presiden.
"Dengan segenap kesungguhan dan kerendahan hati, izinkanlah saya dan Profesor KH Ma'ruf Amin ingin memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas segala salah dan khilaf selama ini, khususnya selama kami berdua menjalankan amanah sebagai Presiden Republik Indonesia dan sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia," ucap Jokowi.
Sebagai manusia biasa, Jokowi menyadari dirinya dan Ma'ruf Amin bukan makhluk sempurna. Jokowi menyadari tidak mungkin dapat menyenangkan dan memenuhi harapan semua pihak.
"Saya tidak sempurna, saya manusia biasa, kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT. Hanya milik Allah, kerajaan langit dan bumi serta apa pun yang ada di dalamnya, Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu," kata Presiden Jokowi.
Baca Juga
Jokowi Undang 3.163 Orang Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan Malam Ini
Presiden pun mengajak untuk berdoa bersama, memohon pertolongan Allah SWT agar diberikan kemudahan untuk meraih cita-cita bangsa yang maju, bangsa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur atau negeri yang mengumpulkan kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya.
Diketahui, Jokowi mengundang 3.163 orang untuk menghadiri zikir dan doa kebangsaan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/8/2024) malam. Acara ini merupakan acara pertama dalam rangkaian Bulan Kemerdekaan 2024 untuk memperingati HUT ke-79 RI.

