Ini Pesan Menkominfo untuk Dirjen Aptika Baru, Hokky Situngkir
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi melantik Hokky Situngkir sebagai direktur jenderal aplikasi informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Aptika Kemenkominfo), Jumat (20/7/2024).
Hokky menggantikan Semuel Abrijani Pangerapan yang mengundurkan diri pada Kamis (4/7/2024) atau dua pekan setelah serangan ransomware ke Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2. Hokky dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 83/TPA Tahun 2024 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang ditetapkan pada Selasa (16/7/2024).
Baca Juga
Profil Hokky Situngkir, Ilmuwan Fisika yang Diangkat Jadi Dirjen Aptika Kemenkominfo
Budi Arie meminta Hokky untuk fokus menyelesaikan tugas-tugas krusial di bidang Aptika yang harus segera diselesaikan pada masa pemerintahan ini, sekaligus keberlanjutannya untuk pemerintahan yang akan datang.
“Secara lebih spesifik, saya ingin memberikan beberapa instruksi yang terbagi dalam dua klaster yakni terkait dengan kepemimpinan dan tata kelola organisasi, serta yang kedua terkait dengan pelaksanaan program prioritas,” ujar Budi Arie di kantor Kemenkominfo, Jumat (20/7/2024).
Terkait kepemimpinan dan tata kelola organisasi, Budi Arie meminta adanya peningkatan kualitas perencanaan, akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, pemberdayaan birokrasi, dan penguatan kolaborasi dengan ekosistem.
Kemudian, dari segi pelaksanaan program prioritas, Menkominfo menekankan beberapa program prioritas yang perlu menjadi perhatian Hokky. Beberapa di antaranya: pemberantasan judi online dan pemulihan PDNS 2 beserta ekosistemnya.
Baca Juga
Kemenkominfo Lantik Tenaga Ahli BSSN Jadi Dirjen Aptika Baru
Kemudian, penuntasan sejumlah regulasi di bidang Aptika seperti aturan turunan Undang-Undang Nomor 27/2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan Peraturan Menkominfo tentang Penyelenggara Sistem Elektronik atau Permenkominfo PSE Publik, serta pengembangan ekosistem ekonomi digital dan peningkatan literasi digital.
“Kepada Pak Hokky, selamat mengemban tugas untuk mewujudkan visi besar Bapak Presiden Joko Widodo, menuju Indonesia Emas 2045, melalui transformasi digital yang bermakna, memberdayakan, dan berkelanjutan,” pungkas Menkominfo.
Berdasarkan penelusuran Investortrust.id, Hokky sebelumnya diketahui menjabat sebagai tenaga ahli Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Dia juga merupakan pendiri dan peneliti di lembaga riset Bandung Fe Institute yang fokus pada teori kompleksitas.

