Bagikan

Dirut MRT Jakarta Buka Suara Rencana Perpanjangan Rute hingga Tangerang Selatan

JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menyatakan perpanjangan rute mass rapid transit (MRT) hingga wilayah Tanggerang Selatan (Tangsel), Banten, Kementerian Perhubungan (Kemenhub). 

Mulanya, Tuhiyat mengatakan, MRT Jakarta adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta. Oleh sebab itu, fokus utamanya adalah membangun infrastruktur di Kota Jakarta.  "Saat ini memang fokusnya adalah membangun infrastruktur di wilayah DKI Jakarta," kata Tuhiyat di Kantor MRT Jakarta, Wisma Nusantara Lt. 22, Jakarta, Kamis (11/7/2024). 

Lebih lanjut, Tuhiyat menjelaskan, kelanjutan proyek MRT di luar Jakarta sejatinya adalah upaya interkoneksi. Namun, upaya itu juga tergantung dukungan dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, sampai Pemerintah Pusat. 

Baca Juga

MRT Jakarta Akan Groundbreaking Fase 3 pada Agustus 2024

"Support dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Jadi, (pembangunan rute MRT) itu sebenarnya rencana proyeknya, semua berada di (keputusan) Kemenhub," jelasnya. 

Kendati demikian, Tuhiyat menuturkan, pihaknya siap terjun dan berkolaborasi dengan pihak manapun, jika diminta untuk mengembangkan trayek MRT sampai Tangsel, Banten, bahkan Cikarang (rute East-West Line).  "Jadi MRT siap aja, kapan saja, anytime, kita kerja sama operator dan sebagainya," ungkapnya. 

Perlu diketahui, rencana perpanjangan rute MRT ke wilayah Tangsel, Banten kembali timbul ke permukaan. Namun, tampaknya masih sulit terealisasi, mengingat anggaran proyek ini akan dibebankan kepada pemerintah daerah (Pemda) setempat.

Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati mengatakan, rencana proyek MRT Tangsel saat ini masih menunggu kesiapan dari Pemda setempat, dalam hal ini Pemerintah Kota Tangsel atau Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Pasalnya, untuk mengeksekusi proyek transportasi massal tersebut dibutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Dirinya mencotohkan, kesuksesan pembangunan Proyek MRT Jakarta hingga beroperasi saat ini tidak lepas dari sokongan investasi yang didatangkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Kalau MRT ini kan juga harus ada kekuatan dari pemerintah daerah, Banten atau Tangsel ada kemampuan ini atau tidak? Jadi itu harus ada, karena ketentuannya memang demikian," imbuh Adita di Kantor Kemenhub, Rabu (29/5/2024) lalu. 

Baca Juga

MRT Jakarta Fase 2 Bundaran HI-Ancol Barat Ditargetkan Beroperasi Penuh pada Akhir 2029

Dia memastikan, pihaknya akan segera menindaklanjuti rencana proyek MRT Tangsel apabila pemerintah daerah terkait menyanggupi komitmennya untuk turut menyokong pembiayaan. Kontribusi daerah terhadap pembangunan transportasi massal modern itu dianggap menjadi krusial.

"Pasti kita akan tindaklanjuti kalau memang ada kesanggupan dan punya komitmen. Secara pendanaan tidak kecil, jadi tidak mungkin semuanya oleh pemerintah pusat," tutup Adita.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024