KKP Selamatkan 99.648 Ekor Benih Lobster Selundupan Senilai Rp 14,9 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerima puluhan ribu ekor bening bening lobster (BBL) hasil penyelundupan yang berhasil digagalkan oleh tim TNI AL di Pulau Rimau, Banyuasin, Sumatera Selatan.
Plt Dirjen Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Pung Nugroho menyebutkan penyelundupan BBL tersebut semakin hari semakin marak. Ia pun berharap sinergisitas KKP dengan TNI terus berlanjut untuk mencegah penyelundupan BBL.
“Dan ini menjadi prestasi (sinergi) yang membanggakan dan ke depan kita berharap ada keberlanjutan," ucap Pung Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/5/2024).
Total BBL yang berhasil disita TNI AL sebanyak 99.648 ekor dengan perincian, jenis pasir sebanyak 89.268 ekor dan jenis mutiara sebanyak 10.380 ekor. Dari jumlah tersebut, perkiraan nilai kerugian negara yang terselamatkan sebesar Rp 14,9 miliar atau tepatnya Rp 14.947.200.000.
Pung menjelaskan, sebelum ini sudah dua kali dilakukan penggagalan penyelundupan BBL. Pertama, pada Februari di Bandara Lombok oleh Aviation Secutity (Avsec) PT Angkasa Pura 1 Bandara Lombok, NTB dengan jumlah BBL sebanyak 18.952 ekor.
Kedua, pada April terjadi di perairan Tanjung Jabung Timur oleh Polres Tanjab Timur, Jambi dengan jumlah BBL sebanyak 148.455 ekor.
"Untuk itu diperlukan penguatan kerja sama antar Kementerian/Lembaga dalam pengawasan dan penindakkan hukum terhadap pelaku penyelundupan,” ungkapnya.
“Dan aktivitas illegal yang dapat menggangu kelestarian sumber daya benih bening lobster ini, tentunya melalui pola tindak, pola operasi dan strategi pengawasan yang akan dibangun bersama," pungkas Pung.

