Jokowi Ungkap Alasan Laporkan Tudingan Ijazah Palsu: Sudah Kebablasan
JAKARTA, investortrust.id - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) membeberkan kronologi serta alasannya melaporkan tudingan ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya. Hal itu disampaikan Jokowi saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan fitnah terkait ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5/11/2026).
Jokowi mengungkapkan, narasi mengenai ijazah palsu sebenarnya sudah muncul sejak 2020 lalu. Namun, tudingan ini semakin mencuat pada rentang 2024 hingga 2025. Puncaknya terjadi pada 20 Maret 2025, saat Jokowi sedang berada di dalam mobil di kawasan Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Kala itu, ajudan Jokowi memperlihatkan dua video dan satu unggahan di platform X yang berisi tuduhan tersebut.
"Saya anggap apa yang ditunjukkan oleh ajudan saya itu juga sudah kebablasan, sehingga saya berinisiatif konsultasi dengan penasihat hukum," ujar Jokowi.
Baca Juga
Momen Jokowi Tunjukkan Ijazah di Hadapan Roy Suryo dan Pengunjung Sidang
Jokowi memutuskan membuat pengaduan ke Polda Metro Jaya pada 30 April 2025. Langkah hukum itu dilakukan Jokowi setelah mendiskusikan tuduhan ijazah palsu tersebut bersama tim penasihat hukumnya di Solo serta menyiapkan bukti-bukti pendukung,
Jokowi menegaskan, laporannya tidak memerinci nama-nama terlapor secara spesifik. Jokowi hanya melaporkan kronologis peristiwa penyiaran narasi palsu tersebut. Meski demikian, Jokowi mencermati terdakwa Roy Suryo terhitung aktif menyuarakan tudingan itu di berbagai media.
"Kalau akun tidak Yang Mulia, tetapi yang saya lihat sudah lebih dari 2 tahun, baik itu di TV, di INews, di Rakyat Bersuara, kemudian di TVOne, kemudian di Sentana TV, kemudian di Abraham Samad Speak Up, kemudian juga di Facebook, kemudian juga di X, kemudian juga di YouTube, hampir semuanya isinya tuduhan ijazah palsu tersebut, Yang Mulia. Jadi tidak spesifik akun Yang terhormat terdakwa Bapak Roy Suryo." jelas Jokowi.
Baca Juga
Jokowi Tegaskan Tidak Ada Jurusan di Fakultas Kehutanan UGM, Ungkap Mata Kuliah yang Diambilnya
"Tapi di dalam di acara-acara talk show di Sentana TV, di Abraham Samad Speak Up itu beliau selalu hadir sebagai narasumber," katanya menambahkan.
Dalam persidangan itu, Jokowi juga membenarkan telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya sebanyak tiga kali untuk dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), yaitu pada 23 Juli 2025, 11 Februari 2026, dan 1 April 2026.
