Soal Isu Sejumlah Jenderal Polisi Diperiksa Propam, Mabes Polri: Kami Cek
JAKARTA, investortrust.id - Mabes Polri buka suara soal isu yang menyebut adanya sejumlah jenderal polisi yang diperiksa Divisi Profesi dan Pengaman (Div Propam) Polri. Pemeriksaan terhadap sejumlah jenderal itu dikabarkan terkait dengan dugaan pengerahan massa dalam demonstrasi di Yogyakarta.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir tak membantah atau membenarkan mengenai isu tersebut. Isir mengaku akan menelusuri lebih lanjut kabar itu.
Baca Juga
"Tadi yang disampaikan nanti kami akan cek, karena selalu ada bagian kemudian proses evaluasi. Nanti mungkin nanti akan di-update kembali lagi oleh Pak Karo Penmas atau Pak Kabag Penum atau nanti dari Kabid Humas Polda DIY. Saya pikir begitu," kata Isir seusai acara syukuran Hari Jadi ke-75 Humas Polri di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Dalam kesempatan ini, Isir menjelaskan ketentuan dalam pengamanan aksi unjuk rasa atau demonstasi. Dikatakan, paradigma Polri dalam pelayanan aksi unjuk rasa sudah berubah dari yang sebelumnya crowd control menjadi crowd management. Untuk itu, Polri menghormati, menghargai, mengawal, dan melayani setiap elemen masyarakat yang menyampaikan pendapat sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. Di sisi lain, Polri juga menindak tegas kelompok dan individu yang melakukan tindakan anarkis dan melanggar hukum.
"Tentunya berbasis ilmiah. Ini, ya. Artinya ketika proses penegakan hukum berarti siapapun dia akan kemudian kita akan minta pertanggungjawaban. Dalam setiap kegiatan pengamanan, pelayanan, penyampaian pendapat itu tentunya kemudian dilakukan berbagai evaluasi untuk perbaikan-perbaikan, peningkatan kualitas terkait dengan pelayanan penyampaian pendapat di muka umum," katanya.
Saat dikonfirmasi mengenai pernyataan tersebut membantah isu adanya jenderal polisi yang diperiksa, Isir menyatakan pernyataannya terkait pelayanan dan pengamanan unjuk rasa.
Baca Juga
Kapolri Terbitkan Surat Edaran, Larang Personel Polri Gunakan Vape
"Enggak, saya bahas tadi ini, yang konteks kalau kita dalam proses untuk pengamanan, pelayanan, ini selalu kemudian setelah pelaksanaan kita lakukan evaluasi, seperti itu," katanya.
Saat kembali dikonfirmasi isu pemeriksaan terhadap jenderal polisi, Isir mengaku akan memeriksanya.
"Nanti kami cek proses evaluasinya, ya,".
