Dari Kursi Rektor IPB, Ini Profil Alim Setiawan yang Dilantik Prabowo Jadi Wamentan
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Sebelum dipercaya masuk ke jajaran pemerintahan, Alim dikenal sebagai akademisi yang meniti karier panjang di IPB University hingga menjabat sebagai rektor.
Alim merupakan akademisi dengan latar belakang keilmuan di bidang teknologi industri pertanian, agribisnis, pemasaran hasil pertanian, dan manajemen rantai pasok. Keahliannya berkaitan dengan pengelolaan industri pertanian, distribusi, serta pemasaran produk pertanian dari hulu hingga hilir.
Alim sendiri lahir di Demak, Jawa Tengah, pada 27 Februari 1982. Ia tumbuh di keluarga guru dan petani, latar belakang yang turut membentuk kedekatannya dengan dunia pendidikan dan sektor pertanian. Informasi mengenai riwayat kelahirannya dan pendidikan tersebut tercantum dalam profil akademiknya.
Dari segi perjalanan pendidikan, Alim berhasil meraih gelar sarjana dan magister di IPB University pada bidang Teknologi Industri Pertanian. Ia meraih gelar sarjana pada 2005 dan gelar magister pada 2009. Pendidikan doktoralnya dilanjutkan di Ehime University, Jepang, dengan bidang Agricultural Marketing and Agribusiness yang diselesaikan pada 2017.
Sebelum memasuki pemerintahan, Alim mengembangkan karier akademiknya di Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University. Bidang pengajarannya mencakup manajemen operasi, manajemen rantai pasok, metode kuantitatif, dan manajemen mutu. Karier strukturalnya di IPB dimulai dengan penugasan sebagai Asisten Rektor pada 2007–2012.
Ia kemudian terlibat dalam Komisi Kemahasiswaan Departemen Manajemen pada 2008–2013 dan menjabat Kepala Kantor Sekretariat Rektor pada 2013–2014. Pada 2018–2022, Alim dipercaya menjadi Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier. Ia selanjutnya menjabat Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur pada 2022–2025.
Puncak kariernya di lingkungan akademik terjadi pada 11 Desember 2025, ketika ia dilantik sebagai Rektor IPB University melalui mekanisme pengganti antarwaktu untuk periode 2023–2028. Ia menggantikan Arif Satria yang kemudian mengemban tugas sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Dalam kepemimpinannya, Alim mengemukakan arah pengembangan IPB menuju technopreneurial university dalam kerangka Agromaritim 5.0. Ia juga menekankan penguatan kurikulum yang terhubung dengan kebutuhan dunia kerja, pengembangan keterampilan masa depan, dan ruang inovasi bagi mahasiswa serta dosen.
Selain menjalankan tugas akademik dan kepemimpinan kampus, Alim tercatat aktif dalam organisasi profesi, antara lain The Agricultural Marketing Society of Japan sejak 2015 dan Forum Manajemen Indonesia sejak 2017.
Sejumlah publikasinya membahas preferensi konsumen terhadap buah lokal dan impor, keterlacakan produk hortikultura, partisipasi petani sayuran dalam saluran ritel modern, serta risiko rantai pasok pepaya. Kajian-kajian tersebut memperlihatkan fokus penelitiannya pada keterkaitan antara petani, pasar, distribusi, dan perilaku konsumen.
