Ini Sosok Yusuf Jauhari, Jenderal TNI AU yang Dikabarkan Jadi Wakil Menteri Pertahanan
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari menjalani pelantikan menjadi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) pada Kamis (15/10/2026). Perwira tinggi TNI Angkatan Udara (TNI AU) berpangkat bintang tiga tersebut saat ini menjabat Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.
Yusuf Jauhari merupakan alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1990. Sebelum dipercaya memimpin Badan Logistik Pertahanan, ia menjabat Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan RI sejak 2020 hingga 2025. Pengalaman panjangnya di lingkungan Kemhan membuat sebagian besar perjalanan kariernya berkaitan dengan pengelolaan organisasi, data dan informasi, serta dukungan sarana pertahanan.
Penunjukan Yusuf sebagai Wakil Menteri Pertahanan, akan menempatkannya pada posisi baru di jajaran pimpinan Kemhan.
Profil dan Latar Belakang Yusuf Jauhari
Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari, S.Sos., M.Eng., lahir pada Oktober 1967.
Yusuf menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Udara dan lulus pada 1990. Setelah meniti karier di TNI AU, ia mengemban sejumlah jabatan di lingkungan Kementerian Pertahanan, terutama pada bidang administrasi, pengelolaan informasi, serta sarana dan logistik pertahanan.
Pengalamannya di Kemhan mulai tercatat melalui jabatan Kepala Bagian Rumah Tangga (Kabag Rumga) Sekretariat Jenderal Kemhan pada 2016–2017. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kemhan pada 2017–2019.
Pada 2019–2020, Yusuf menjabat Kepala Biro Umum (Karoum) Sekretariat Jenderal Kemhan. Pengalaman tersebut mendahului penugasannya di bidang sarana pertahanan, yang menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kebutuhan operasional dan modernisasi pertahanan nasional.
Perjalanan Karier Yusuf Jauhari di Kementerian Pertahanan
Karier Yusuf di lingkungan Kemhan berlanjut ketika ia dipercaya menjabat Kepala Badan Sarana Pertahanan pada 2020. Ia mengemban posisi tersebut hingga 2025, sebelum mendapat penugasan baru sebagai Kepala Badan Logistik Pertahanan pada 6 Agustus 2025.
Perubahan jabatan tersebut menempatkan Yusuf dalam struktur pengelolaan logistik pertahanan. Bidang ini berkaitan dengan dukungan kebutuhan logistik untuk menunjang penyelenggaraan pertahanan negara.
Dalam perjalanan kariernya, Yusuf tercatat pernah mengemban jabatan sebagai berikut:
Kabag Rumga Setjen Kemhan RI pada 2016–2017, Kapusdatin Kemhan RI pada 2017–2019, Karoum Setjen Kemhan RI pada 2019–2020, Kabaranahan Kemhan RI pada 2020–2025, serta Kabaloghan Kemhan RI sejak Agustus 2025.
Rangkaian jabatan tersebut menunjukkan bahwa perjalanan karier Yusuf tidak hanya berada di lingkungan militer, tetapi juga mencakup penugasan birokrasi di kementerian yang menangani kebijakan dan penyelenggaraan pertahanan negara.
