2 Pantun Prabowo untuk Zulhas di HUT Ke-28 PAN
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dua pantun saat menutup sambutannya pada puncak peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di JICC, Jakarta, Jumat (18/9/2026) malam. Kedua pantun itu ditujukan Prabowo untuk Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan atau Zulhas.
Prabowo mengaku tidak ingin kalah dari para kader PAN yang sebelumnya juga menyampaikan pantun dalam acara tersebut.
“Saudara-saudara sekalian, saya enggak mau kalah. Kalian punya pantun, saya juga punya pantun,” kata Prabowo.
Baca Juga
Di HUT PAN, Prabowo; Saya Baru Sadar Kawan di Saat Kalah Sulit Dicari
Kepala Negara kemudian menyampaikan pantun pertamanya yang berisi harapan PAN dan jajaran PAN untuk terus berjuang menjaga amanah.
“Matahari terbit cahayanya terang, burung bernyanyi di atas dahan, bersama Zulhas, PAN terus berjuang, 28 tahun jaga amanah dan harapan," ucap Prabowo.
Tak cukup satu, Prabowo kembali melontarkan pantun keduanya. Dalam pantunnya kali ini, Prabowo menyebut peran Zulhas dan PAN dalam membantu masyarakat.
“Pergi ke Lampung membeli mangga, singgah sebentar bertemu kawan, partai PAN hebat Zulhas ketua umumnya, gerak cepat bantu rakyat untuk kemajuan," katanya.
Dalam acara itu, Prabowo berpidato dengan berapi-api selama sekitar satu jam. Kepala Negara mengakui penuh semangat lantaran berada di tengah kader PAN yang selalu mendukungnya. Prabowo pun menyebut PAN merupakan kawan setia dan berani.
"Saya sampaikan di tengah semangat ini karena saya merasa di tengah kawan-kawan yang setia dan berani," katanya.
Prabowo menyebut PAN selalu berada di sampingnya meski kalah berkali-kali di pemilu. Menurutnya, kesetiaan tersebut tak ternilai harganya.
"Mereka yang berani di samping saya setelah berkali-kali kalah, itu itu sulit untuk kita sulit untuk kita hargai. Karena harganya terlalu mahal," katanya.
Prabowo mengaku harus terus bersemangat karena khawatir tak kuasa menahan air mata haru. Bahkan, Prabowo mengaku sempat berlinang saat kondisi gelap.
"Tadi waktu gelap, waktu gelap, waktu gelap saya merasa mata saya agak berlinang. Kenapa? Saya baru sadar ya, kawan di saat kalah itu kawan yang sulit dicari," katanya.
Baca Juga
Di HUT PAN, Prabowo Tekankan Pentingnya Nilai Perjuangan dan Kesetiaan dalam Bangun Bangsa
Pada awal pidatonya, Prabowo mengaku sulit untuk berbicara. Hal ini karena PAN merupakan kawan seperjuangan yang setia.
"Saya merasa sulit untuk berbicara karena saya hadir di tengah-tengah kawan. Kawan seperjuangan yang setia," katanya.
Prabowo mengatakan, terdapat klasifikasi kawan. Ada kawan yang hadir di waktu gembira dan indah. Terdapat juga kawan yang hadir di waktu susah. PAN, kata Prabowo, termasuk kawan dalam klasifikasi tersebut.
"Ada kawan di waktu gembira. Ada kawan di waktu kita berkuasa. Ada kawan di waktu indah. Ada jenis kawan lain. Kawan di waktu kita susah. Terima kasih kawan-kawan dari PAN," katanya.
