Resmikan LRT Jakarta, Prabowo: Bukti Indonesia Mampu Kelola Jabodetabek dengan 42 Juta Penduduk
Jakarta, investortrust.id – Presiden Prabowo Subianto menilai pengoperasian LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai membuktikan Indonesia mampu mengelola kawasan aglomerasi Jabodetabek yang dihuni sekitar 42 juta penduduk.
Menurutnya, pembangunan sistem transportasi terintegrasi menjadi bagian penting dari transformasi bangsa dalam mengelola kawasan metropolitan berskala besar.
"Jakarta Raya, Jabodetabek sebetulnya sekarang sudah menjadi mungkin metropolitan terbesar di dunia, 42 juta manusia bahwa kita bisa mengelola suatu aglomerasi, suatu metropolitan sebesar ini. Mungkin lebih besar dari banyak negara di dunia. Kita bisa mengelola dengan aman," kata Prabowo saat meresmikan LRT Jakarta Fase 1B di Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Baca Juga
LRT Jakarta Trase Manggarai-Dukuh Atas Butuh Rp 2,7 T, Prabowo: Danantara Wajib Bantu
Prabowo menyebut peresmian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai menjadi momentum yang membahagiakan sekaligus membanggakan karena pembangunan transportasi publik di Indonesia terus menunjukkan kemajuan. Hal ini terutama dengan berkembangnya sistem transportasi publik di kawasan Manggarai yang kini mengintegrasikan sejumlah moda transportasi.
"Tadi dikatakan 5–6 tahun yang lalu atau 10 tahun yang lalu, siapa mengira kita bisa punya sistem transportasi seperti sekarang. Ini di Manggarai ada LRT, ada KRL, ada TransJakarta, ada Trans Jabodetabek, kereta ke bandara. Ini menjadi transport hub, dan ini nanti akan dibangun menara-menara perumahan untuk rakyat yang berpenghasilan rendah," kata Prabowo.
Ia menegaskan pembangunan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dan semangat gotong royong antara berbagai pemangku kepentingan. Prabowo meyakini kerja sama antarpemimpin dan antarlembaga akan memperkuat kemampuan Indonesia dalam mengelola pembangunan.
Prabowo mencontohkan dirinya bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang berasal dari partai berbeda dan pernah bersaing secara politik, tetapi tetap dapat bekerja sama untuk kepentingan masyarakat.
"Jadi ini menunjukkan bila pemimpin-pemimpin bisa kerja sama, bisa gotong royong dan mau kerja sama, bangsa ini akan bangkit menjadi bangsa yang luar biasa," jelas Prabowo.
Baca Juga
Kabulkan Permintaan Pramono, Prabowo Perintahkan Danantara Bantu Pengembangan LRT Jakarta
Ia menegaskan perbedaan politik tidak boleh menghambat kerja pemerintah dalam menjalankan mandat yang diberikan rakyat. Menurutnya, baik presiden maupun kepala daerah pada akhirnya memiliki tanggung jawab yang sama sebagai pelayan masyarakat.
"Karena kita sadar di dalam hati sanubari kita bahwa kita dipilih oleh rakyat. Kita di sini, saya di sini sebagai Presiden. Saudara Pramono Anung sebagai Gubernur. Kita pelayan rakyat. Kita petugasnya rakyat," tegasnya.
