Menhan Sjafrie Temui Wakil Menteri Perang AS, Singgung SDM dan Industri Pertahanan
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin bertemu Wakil Menteri Perang Amerika Serikat Elbridge Colby di Jakarta. Pertemuan membahas penguatan kerja sama pertahanan Indonesia-AS, terutama di bidang SDM, latihan militer, dan industri pertahanan.
Menhan Sjafrie menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertahanan menjadi prioritas utama kerja sama kedua negara. Indonesia mendorong lebih banyak personel TNI mengikuti pendidikan dan pelatihan di Amerika Serikat.
"Seluruh program pendidikan dan pelatihan tersebut akan berbasis profesionalisme dan prinsip merit. Personel yang dikirim harus memiliki kompetensi serta memenuhi kualifikasi yang ditetapkan," kata Sjafrie dalam keterangan resmi, Rabu (12/8/2026).
Baca Juga
Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Menhan Thailand, Bahas Kemitraan Strategis
Selain SDM, kedua negara juga membahas peningkatan latihan bersama, termasuk latihan gabungan pasukan khusus. Agenda ini diarahkan untuk memperkuat interoperabilitas dan kemampuan tempur TNI.
Kerja sama juga mencakup penguatan industri pertahanan nasional Indonesia.
"Pemerintah menilai kemitraan ini penting untuk mendukung kemandirian dan kapasitas pertahanan jangka panjang," jelas Menhan.
Sjafrie menegaskan seluruh kerja sama tetap berada dalam kerangka kepentingan nasional Indonesia. Penguatan pertahanan diarahkan agar Indonesia semakin mandiri dalam menjaga kedaulatan negara.
Kedua pihak juga menekankan pentingnya nilai nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme dalam hubungan pertahanan. Amerika Serikat disebut menghormati nilai-nilai tersebut dalam kemitraan dengan Indonesia.
"Pemerintah memastikan kerja sama tidak mencakup pembangunan pangkalan militer Amerika Serikat di Indonesia. Fokus kerja sama tetap pada pendidikan, pelatihan, dan peningkatan kemampuan personel TNI," jelas Menhan.
Baca Juga
Tukin TNI dan Kemenhan Naik, Mensesneg: Tunjangan Guru dan Nakes Juga Naik
Pertemuan berlangsung di lantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Agenda ini merupakan bagian dari Major Defense Cooperation Partnership Indonesia-Amerika Serikat.
Kedua negara sepakat menjaga komunikasi terbuka dalam implementasi kerja sama pertahanan. Seluruh kegiatan akan tetap mengikuti ketentuan nasional serta menghormati kedaulatan Indonesia.

