Pesan Prabowo ke 1.204 Lulusan IPDN: Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit dan Aparat Korup
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan penting kepada 1.204 lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang dilantik sebagai pamong praja muda di kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Rabu (29/7/2026).
Dalam amanahnya sebagai inspektur upacara pelantikan, Prabowo mengingatkan masyarakat tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit dan aparat negara yang korupsi.
Kepala Negara mengingatkan, menjadi pamong praja bukan sekadar menyandang pangkat atau jabatan. Kehormatan seorang aparatur negara tidak diukur dari kedudukannya, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan rakyat.
Baca Juga
Anak Petani hingga Kuli Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Dapat Penghargaan dari Prabowo
"Saudara adalah pelayan rakyat. Saudara harus melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Mengayomi rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya," katanya.
Kepala Negara menegaskan, rakyat Indonesia tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit. Rakyat juga tidak perlu pemimpin yang tidak bekerja dengan sebaik-baiknya, apalagi aparatur negara yang korupsi.
"Rakyat membutuhkan bahkan rakyat menuntut aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan. Rakyat menuntut aparatur negara yang mengutamakan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau golongan," katanya.
Prabowo mengingatkan, para pamong praja merupakan wajah dan lambang negara di mana pun mengabdi nantinya. Untuk itu, sikap dan penampilan para pamong praja akan menjadi penilaian rakyat terhadap negara.
"Apakah negara hadir atau tidak, apakah negara tertib atau tidak, apakah negara membanggakan atau tidak, apakah negara kita negara yang terhormat atau tidak," tegasnya.
Presiden Prabowo menegaskan, rakyat yang akan merasakan apakah negara peduli kepada rakyatnya atau tidak. Keputusan-keputusan para pamong praja nantinya akan menjadi penilaian rakyat apakah negara layak dipercaya atau tidak.
"Itu beratnya tugas dan tanggung jawab seorang pamong praja," katanya.
Baca Juga
Untuk itu, Prabowo mengingatkan para pamong praja untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Dikatakan, kinerja pamong praja akan menentukan kecintaan dan kepercayaan rakyat kepada negara.
"Tapi kalau saudara mengecewakan rakyat, yang rusak bukan hanya nama saudara, melainkan yang rusak adalah kepercayaan rakyat kepada negara," tegasnya.
