Mensesneg Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Jaksa Agung Terkait Kasus Febrie Adriansyah
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto sempat memanggil Jaksa Agung ST Burhanuddin ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (11/7/2026) malam. Pemanggilan ini terjadi beberapa jam setelah Kortas Tipikor Polri mengumumkan penetapan tersangka terhadap mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah atas kasus dugaan korupsi.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengakui pertemuan Presiden Prabowo dengan Jaksa Agung untuk membahas kasus dugaan korupsi yang menjerat Febrie Adriansyah. Prabowo, katanya, ingin mendapat laporan langsung mengenai kasus tersebut.
Baca Juga
Jaksa Agung Dikabarkan Usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus ke Prabowo
"Ya kan karena ada sebuah kejadian ya tentu beliau ingin mendapatkan laporan," kata Pras, sapaan Prasetyo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Dikonfirmasi mengenai adanya keinginan Prabowo agar kasus Febrie Adriansyah diselesaikan tanpa menimbulkan kegaduhan, Pras mengatakan pemerintah harus menjaga stabilitas. Tidak hanya terkait kasus Febrie Adriansyah. Dikatakan, stabilitas merupakan salah satu syarat membangun ekonomi.
"Ya sebenarnya tidak hanya... Kalau bicaranya pertanyaannya masalah kegaduhan, kan sebenarnya tidak hanya berkenaan dengan masalah ini. Berkali-kali juga beliau sampaikan, kami mewakili Presiden, mewakili pemerintah, syarat untuk yang tadi kami sampaikan, membangun ekonomi itu salah satunya stabilitas. Syarat stabilitas ya tentunya kita berharap mengurangi meminimalisir kegaduhan-kegaduhan. Jadi semangatnya itu," katanya.
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan memanggil sejumlah pejabat negara ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (11/7/2026) malam. Berdasarkan informasi, para pejabat yang dipanggil, yakni Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanudin, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga
Prabowo Dikabarkan Panggil Menhan, Jaksa Agung hingga Kapolri ke Istana Sabtu Malam
Selain itu, berdasarkan informasi, sejumlah pejabat yang turut dipanggil, yakni Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala BIN Muhammad Herindra, dan Kepala Bappisus Aries Marsudiyanto.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pertemuan tersebut dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 WIB.
