Di Munas Hipmi, Prabowo Tegaskan Tak Ada Bangsa Maju Tanpa Nasionalisme
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada bangsa yang maju tanpa nasionalisme. Untuk itu, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) sebagai wadah pengusaha muda nasional memiliki peran penting dalam membangun bangsa.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat pembukaan Munas Hipmi, di Lampung, Rabu (10/6/2026).
Baca Juga
Prabowo Targetkan Modernisasi 350 RS dan 10.000 Puskesmas dalam 3 Tahun
"Hipmi sebagai wadah pengusaha muda adalah wadah yang sangat penting dan lahirnya Hipmi dengan wawasan nasionalisme sebagaimana diutarakan adalah sangat penting. Sebenarnya tidak ada kemajuan suatu bangsa tanpa nasionalisme," kata Prabowo.
Prabowo menekankan, sosiolog Liah Greenfeld yang disebut guru kapitalisme dalam bukunya berjudul Spirit of Capitalism telah menekankan pertumbuhan ekonomi distimulasi dan dipertahankan oleh nasionalisme. Nasionalisme itu yang membuat Jepang, Amerika Serikat, Eropa, dan China menjadi negara-negara yang maju.
"Jadi Hipmi, tadi disampaikan oleh tokoh-tokoh Hipmi, hadir pendiri-pendiri Hipmi, salah satu saya kenal adalah Pak Siswwono, napas lahirnya adalah nasionalisme," katanya.
Baca Juga
Prabowo Resmikan RSUD Pesisir Barat, Ingatkan Tidak Boleh Ada Korupsi Layanan Kesehatan
Namun, Prabowo menilai, sistem ekonomi Indonesia saat ini sudah menyimpang dari rancang bangun yang diwariskan para pendiri bangsa, terutama terkait perekonomian yang tertuang dalam Pasal 33 UUD 1945. Untuk itu, Prabowo mengajak Hipmi kembali pada cita-cita dan rancang bangun pendiri bangsa.
"Saya mengimbau saudara-saudara marilah kita menatap keadaan bangsa kita dengan jujur. Saudara-saudara sekalian, menurut pandangan saya, menurut keyakinan saya, bahwa bangsa kita, telah menyimpang dari pemikiran dari warisan pendiri-pendiri bangsa kita sendiri," katanya.

