1.758 ASN Resmi Jadi Komcad, Kemenhan: Gelombang Kedua Dibuka Agustus 2026
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menetapkan 1.758 aparatur sipil negara (ASN) sebagai Komponen Cadangan (Komcad) pada gelombang pertama 2026. Penetapan dilakukan melalui pengambilan sumpah di Artha Hanggar Indonesia, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Jumlah itu merupakan bagian dari target pembentukan 4.000 Komcad ASN dari kementerian dan lembaga pada tahun anggaran 2026. Program ini ditujukan untuk memperkuat potensi pertahanan negara melalui keterlibatan ASN.
Baca Juga
Menhan Tinjau Latsarmil Komcad ASN, Tekankan Pentingnya Bela Negara
“Hari ini dan baru saja, saya atas perintah dan petunjuk dari Bapak Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Kepala Badan Cadangan Nasional baru saja melaksanakan pengambilan sumpah dan penetapan komponen cadangan dari sejumlah 1.758 personil Aparatur Sipil Negara yang ada di seluruh kementerian dan lembaga pusat,” kata Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemenhan, Letjen TNI Gabriel Lema, di Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Menurut Gabriel, para peserta telah melalui proses seleksi yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga. Kriteria yang digunakan mencakup usia 18-35 tahun, kesehatan jasmani, kondisi psikologis, dan mental ideologi.
Peserta yang ditetapkan sebagai Komcad juga telah mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil) selama sekitar satu setengah bulan. Program tersebut dimulai pada 22 April 2026 dan akan resmi berakhir pada 5 Juni 2026.
Gabriel menegaskan bahwa latsarmil hanyalah wadah pembinaan bagi peserta Komcad. Sementara itu, fondasi utama kesiapan pertahanan tetap terletak pada semangat bela negara.
Baca Juga
1.773 ASN Lolos Seleksi Ketat Komcad Gelombang I, Pemerintah Pede Mampu Kejar Target
“Bela negaranya itu yang merupakan cantolan sesuai dasar konstitusi telah termaktub di dalam undang-undang kita; setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara,” ujarnya.
Secara nasional, jumlah Komcad yang telah terbentuk saat ini mencapai sekitar 50.000 personel. Ke depan, pembentukan Komcad ASN akan diperluas hingga pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
Kemenhan juga telah menyiapkan gelombang kedua pembentukan Komcad ASN pada tahun ini. “Gelombang kedua nanti kita akan buka akhir Agustus, tanggal kalau tidak salah tanggal 27 Agustus,” kata Gabriel.

