Prabowo Pastikan Segera Tindak Penyimpangan dalam Program MBG
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto memastikan bakal menindak setiap penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). Untuk itu, Prabowo mempersilakan masyarakat, hingga anggota dewan dan kepala daerah memeriksa seluruh dapur MBG dan melaporkan jika terjadi penyimpangan.
Hal ini ditegaskan Prabowo saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027.
Baca Juga
"Saya sudah minta para pejabat dan saya persilakan anggota dewan DPR, bupati di mana-mana silakan periksa semua dapur. Kalau ada yang tidak sesuai laporkan segera, akan segera kita tindak saudara-saudara," kata Prabowo.
Prabowo menegaskan tidak akan membiarkan terjadinya masalah yang mengganggu program prioritas pemerintah tersebut.
"Kita tidak akan mengizinkan masalah yang begini penting untuk diurus secara tidak benar saudara-saudara sekalian," katanya.
Kepala Negara mengakui masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan program MBG. Bahkan, Prabowo mengatakan, sudah sebanyak 3.000 dapur yang telah ditutup.
"Kita mengakui bahwa dalam pengelolaan MBG masih banyak kekurangan. Kita sudah tutup lebih dari 3.000 dapur," katanya.
Baca Juga
Prabowo Bilang Sangat Dihormati saat Kunjungan ke Luar Negeri: Banyak Negara Minta Bantuan
Meski demikian, Prabowo menegaskan, program MBG merupakan amanat Pasal 33 dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Hingga saat ini, katanya, program MBG telah menjangkau 62,4 juta penerima manfaat setiap harinya. Jumlah itu termasuk 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, dan 868.000 ibu hamil.
"Kita juga akan memberi MBG ke 500.000 lansia yang hidup sendiri, yang hidup sebatang kara dan yang membutuhkan makan bergizi," katanya.

