Prabowo Ungkap Alasan Sampaikan Langsung Kerangka Ekonomi RAPBN 2027 di Paripurna DPR
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mengaku sengaja meminta waktu untuk dapat menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 di rapat paripurna DPR, Rabu (20/5/2026).
"Saya sengaja meminta waktu untuk berdiri di hadapan saudara-saudara sekalian untuk menyampaikan langsung sendiri arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara kita sebagai pembicaraan pendahuluan dalam penyusun RAPBN tahun 2027," kata Prabowo dalam pidatonya di rapat paripurna DPR.
Baca Juga
Bakal Sampaikan Pidato Kerangka Ekonomi, Prabowo Disambut Puan dan Gibran di DPR
Prabowo mengungkapkan alasannya menyampaikan langsung KEM-PPKF RAPBN 2027. Salah satunya karena ketegangan geopolitik dan geoekonomi. Dikatakan, konflik, ketegangan, dan ketidakpastian di berbagai belahan dunia berdampak langsung terhadap kehidupan berbangsa Indonesia.
"Oleh karena itu, karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat, bahwa presiden Republik indonesia harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok perekonomian dan pengelolaan negara," katanya.
Prabowo menyatakan telah disumpah di hadapan seluruh anggota DPR, DPD, dan masyarakat untuk menjalankan UUD 1945. Prabowo mengaku bertanggung jawab untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan dan kecerdasan bangsa, serta menjaga peran Indonesia untuk menjaga perdamaian dan ketertiban dunia.
Baca Juga
Prabowo Bikin Tradisi Baru, Jawab Keraguan Publik Lewat KEM di Parlemen
"Dalam rangka itulah, saya memandang bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara bukan sekadar dokumen keuangan negara. APBN adalah wujud dari alat perjuangan kita sebagai bangsa. APBN adalah alat untuk melindungi rakyat. Alat untuk memperkokoh dasar-dasar dan sendi-sendi ekonomi bangsa. Alat untuk memastikan setiap warga negara dapat hidup lebih sejahtera dan sebagai alat untuk menjadi pedoman perjalanan kita ke depan," katanya.

