Puji Terobosan Pemprov DKI, Wapres Gibran Soroti Tarif Gratis Transjakarta bagi 15 Golongan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi terhadap inovasi kebijakan yang diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di sektor transportasi.
Gibran menyoroti kebijakan tarif yang sangat membantu masyarakat, terutama kelompok-kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan publik yang terjangkau.
"Saya sangat mengapresiasi terobosan inovasi dari Pak Gubernur terkait transportasi publik di Jakarta, yang sekarang membebaskan tarif untuk 15 golongan. Ini luar biasa sekali," puji Gibran pada sela peninjauan proyek MRT Jakarta Fase 2A di kawasan Harmoni, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Gibran merinci golongan yang mendapatkan manfaat tersebut mencakup warga lanjut usia hingga penyandang disabilitas. Menurutnya, aksesibilitas tarif merupakan bagian tak terpisahkan dari modernisasi transportasi.
"Termasuk golongan mungkin ya Pak ya, lansia, disabilitas. Ini sangat luar biasa sekali," tambah Gibran dalam pernyataannya.
Baca Juga
Wapres Gibran Tinjau Proyek MRT Fase 2A: Targetkan Operasional Monas di Akhir 2027
Ia menegaskan peningkatan fasilitas transportasi publik merupakan arahan langsung dari Presiden. Gibran yakin dengan layanan yang baik, perilaku bertransportasi masyarakat Indonesia akan berubah secara masif.
"Transportasi publik yang modern ini adalah salah satu prioritas dari Bapak Presiden. Dan saya yakin jika transportasi publik yang aman, nyaman, modern, terintegrasi, semuanya akan berbondong-bondong menggunakan transportasi publik," jelasnya optimistis.
Gibran menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas layanan ini di masa depan. Ia berharap langkah DKI Jakarta ini dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi wilayah lain.
Dalam peninjauan tersebut, Gibran didampingi oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat.

