IHSG Meroket 6,14% Pekan Ini, Market Cap Naik Rp 884 Triliun Meski Asing Net Sell
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id –Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia melesat 6,14% menjadi 7.458 sepanjang pekan ini. Kenaikan tersebut mendorong kapitalisasi pasar (market cap) naik Rp884 triliun menjadi Rp13.189 triliun.
Penguatan IHSG ditopang oleh 563 saham yang menguat, sementara 164 saham stagnan dan 232 saham mengalami penurunan. Kenaikan indeks didominasi saham-saham berkapitalisasi besar.
Baca Juga
Manajemen Arkora Hydro (ARKO) Berubah, Komisaris dan Direksi Baru dari Grup Astra
Sejumlah saham big cap yang menjadi pendorong utama antara lain PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 20,83%, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melonjak 49,61%, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat 10,48%, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik 15,43%, dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) melesat 58,08%.
Kenaikan indeks juga didukung penguatan seluruh sektor, dengan sektor material dasar memimpin 12,44%, diikuti konsumer primer 10,97%, infrastruktur 9,77%, energi 7,86%, industri 6,94%, dan keuangan 4,87%.
Dengan kenaikan 6,14%, IHSG menjadi indeks dengan penguatan tertinggi di kawasan ASEAN pekan ini, melampaui indeks Vietnam yang naik 3,64% dan SET Thailand yang menguat 3,63%. Kenaikan ini didorong sentimen positif dari kesepakatan gencatan senjata AS-Iran dalam dua pekan ke depan.
Net Sell Jumbo
Meski demikian, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih. Total transaksi mencapai Rp3,31 triliun sepanjang pekan ini, meningkat dari Rp2,94 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca Juga
BEI Minta Kurangi Kepemilikan Terpusat, Ada Emiten Prajogo dan Sinar Mas
Aksi jual tersebut membuat total net sell asing secara year to date (ytd) mencapai Rp37,14 triliun. Penjualan bersih ini didominasi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp1,44 triliun, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 709,80 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 543,46 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 441,29 miliar, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PTRO) Rp 331,57 miliar.
Sebaliknya, saham dengan pembelian bersih terbesar adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (ADRO) Rp 206,04 miliar, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 168,16 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 163,90 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 162,63 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 141,60 miliar.
