Anak Usaha Krakatau (KRAS) Kantongi Kontrak Rp 3-4 Triliun, Proyek Pipa Gas Dumai–Sei Mangkei
JAKARTA, investortrust.id – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melalui anak usahanya, PT Krakatau Pipe Industries, mengantongi kontrak sekitar Rp 3-4 triliun untuk proyek pipa transmisi gas Dumai-Sei Mangkei (Dusem) sepanjang 540 kilometer.
Direktur Komersial Krakatau Pipe Industries Rony Yanuardi mengatakan, proyek tersebut akan dikerjakan bersama dua konsorsium kontraktor (KSO) untuk penyediaan pipa transmisi gas dengan tetap menjaga standar kualitas.
Baca Juga
Krakatau Steel Kirim Perdana Pipa Baja, Jadi Tonggak Awal Integrasi Gas Dumai–Sei Mangkei
“Secara keseluruhan kurang lebih sekitar Rp 3-4 triliun. Memang schedule sampai awal tahun depan, tapi kalau bisa didorong tahun ini, kenapa tidak,” ujar Rony saat ditemui di area pabrik Krakatau Steel Pipe Industries, Cilegon, Banten, Kamis (19/2/2026).
Dari sisi produksi, dia mengatakan, perseroan siap memenuhi target, apabila ada percepatan hingga akhir Juni 2026. Namun realisasi tetap menyesuaikan jadwal konstruksi dari kontraktor.
“Intinya dari kami, dari Krakatau Steel, semuanya menargetkan paling tidak semester satu sudah selesai,” ungkapnya.
Baca Juga
Bos BRI Optimistis Industri Perbankan Masuki Fase Ekspansi Sehat di 2026
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman menjelaskan proyek pipa transmisi gas Dumai–Sei Mangkei senilai Rp 6,3 triliun menjadi infrastruktur kunci untuk menyalurkan gas dari temuan besar di Blok Andaman ke pasar domestik.
“Kalau ini tersambung, satu Sumatera dari Aceh sampai ujungnya sudah terhubung pipa gas. Dan ketika Jawa juga selesai, gas masuk dari mana pun bisa kita akomodasi,” imbuh Laode.

