Hadapi Cuaca Ekstrem, Modernland (MDLN) Percepat Perbaikan Jalan dan Lingkungan JGC
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Modernland Realty Tbk (MDLN) sebagai pengembang Jakarta Garden City (JGC), kawasan kota mandiri terpadu seluas 370 hektare (ha) di Jakarta Timur menegaskan komitmen menjaga kualitas kawasan hunian, meningkatkan kenyamanan, dan melindungi nilai investasi jangka panjang bagi penghuni di tengah percepatan pengembangan kawasan dan tantangan cuaca ekstrem. Langkah ini untuk memastikan keberlanjutan lingkungan serta kelancaran mobilitas warga.
"Konsistensi pengembangan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan tetap menjadi prioritas utama manajemen dalam setiap tahapan pembangunan," kata Direktur Residensial dan Komersial PT Modernland Realty Tbk, pengembang Jakarta Garden City, Sami Miettinen dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).
Dia mengatakan, manajemen JGC menyiapkan percepatan penjadwalan peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan dengan fokus pada jalan kawasan. Kebijakan ini ditempuh karena infrastruktur jalan berperan penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas penghuni. "Hal ini seiring kepadatan pada jalur utama keluar-masuk kawasan, terutama di tengah pembangunan hunian, area komersial, fasilitas umum, serta arus lalu lintas eksternal yang melintasi akses internal JGC," kata dia.
Baca Juga
Program Exchange Offer Dongkrak Kinerja Modernland Realty (MDLN), Dari Rugi Jadi Laba Rp 761 Miliar
Dalam pelaksanaannya, manajemen kawasan melakukan koordinasi teknis terkait perawatan dan peningkatan fasilitas umum secara berkelanjutan, khususnya infrastruktur jalan, agar konstruksi memiliki daya tahan jangka panjang. Upaya tersebut menjadi semakin relevan karena kondisi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang terjadi sejak Desember 2025 dan diperkirakan berlangsung hingga Maret 2026. "Pekerjaan fisik direncanakan dilaksanakan bertahap dengan mengedepankan titik prioritas berurgensi tinggi," kata dia.
Untuk meningkatkan kualitas hidup penghuni, manajemen JGC memastikan optimalisasi fasilitas sosial dan fasilitas umum berjalan seiring pengembangan kawasan. Clubhouse Jakarta Garden City yang telah beroperasi penuh menjadi fasilitas unggulan yang dirancang dengan beragam sarana olahraga. Di area sama, penghuni bisa menikmati ruang terbuka hijau dengan lintasan jogging sepanjang 400 meter serta menyediakan Jakarta Climbing Wall.
Dari sisi lokasi, JGC terintegrasi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti AEON Mall, IKEA, pusat kuliner, area komersial, serta fasilitas pendidikan. Integrasi ini memudahkan pemenuhan kebutuhan harian tanpa harus keluar kawasan.
Terkait isu dampak lingkungan yang diduga berasal dari operasional Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, manajemen JGC menyatakan dukungan kepada warga. Manajemen berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta serta pengelola fasilitas terkait untuk mendorong langkah mitigasi teknis yang meminimalkan potensi dampak terhadap kualitas udara di sekitar kawasan.
Baca Juga
Segmen Industri Dongkrak Kinerja, Modernland (MDLN) Berbalik Cetak Laba Rp 444,6 Miliar
Menanggapi aspirasi warga mengenai pengelolaan klaster secara mandiri, Sami Miettinen mengatakan, manajemen membuka ruang dialog dua arah. Setiap usulan dikaji menyeluruh dengan mempertimbangkan ketentuan, perjanjian, dan regulasi yang berlaku agar standar pelayanan lingkungan, keamanan, dan estetika kawasan tetap terjaga serta nilai investasi properti terlindungi secara berkelanjutan.
"Kami menghargai aspirasi warga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hunian. Manajemen berkomitmen merealisasikan langkah agar JGC tetap menjadi kawasan hunian aman, nyaman, dan berkualitas, sekaligus memperkuat komunikasi melalui forum resmi untuk memastikan pengembangan kawasan selaras dengan harapan penghuni," kata Sami.

