Net Sell Hari Ini Rp 1,61 Triliun, Pemodal Asing Lagi-lagi Lepas BBCA Bernilai Jumbo
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,61 triliun di seluruh pasar, meskipun indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/1/2026), kembali ditutup naik tipis sebanyak 4,9 poin (0,05%) menjadi 8.980.
Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 1,10 triliun, ANTM senilai Rp 318,43 miliar, BMRI mencapai Rp 172,34 miliar, BUMI senilai Rp 145,56 miliar, dan ADRO mencapai Rp 78 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak, yaitu saham BREN sebanyak Rp 128,12 miliar, MDKA senilai Rp 95,15 miliar, BRMS mencapai Rp 71,76 miliar, INET senilai Rp 68,42 miliar, dan BKSL sebanyak Rp 57,77 miliar.
Penguatan tersebut ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 2,14%, konsumer primer naik 1,72%, sektor infrastruktur 1,59%, sektor energi naik 1,15%, dan sektor transportasi 0,59%. Sebaliknya penekan indeks datang dari kejatuhan saham sektor industry 3,45%, sektor material dasar, 1,43%, dan keuangan 0,47%.
Meski IHSG ditutup naik tipis, sejumlah saham berikut berhasil bukukan lompatan harga, seperti saham LAJU naik 34,83% menjadi Rp 120, STAR naik 25% menjadi Rp 625, INAI Naik 24,79% menjadi Rp 292, BOGA menguat 24,78% menjadi Rp 1.435, ALKA naik 24,60% menjadi Rp 785, dan LMPI naik 23,81% menjadi Rp 312.
Baca Juga
Purbaya Yudhi Sadewa Proyeksi Laju Ekonomi di 2025 Tumbuh 5,2%
Adapun sejumlah saham penekan indeks datang dari penurunan saham UNTR, ASII, INDY, ITMG, BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 24,32 poin (0,27%) menjadi 8.975 dengan investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 422,20 miliar. Net buy ini dipicu adanya crossing saham BHAT senilai Rp 918,71 miliar. Net buy juga disumbangkan saham PTRO Rp 190,77 miliar.
Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan sejumlah sektor saham, khususnya sektor material dasar dengan penguatan 4,45%. Kenaikan tersebut ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham emas, seperti saham EMAS melesat 18,22% menjadi Rp 7.300, MDKA naik 4,55% menjadi Rp 3.450, ANTM melesat 10,96% menjadi Rp 4.760, dan ARCI menguat 4,91% menjadi Rp 2.030.

