Mirae Asset Dikabarkan Bidik Bursa Kripto Korbit, Nilai Akuisisi Bisa Mencapai US$ 101,4 Juta
Poin Penting
|
SEOUL, investortrust.id – Konglomerat keuangan Mirae Asset Group dikabarkan tengah menjajaki akuisisi Korbit, bursa kripto terbesar keempat di Korea Selatan, dalam langkah strategis yang berpotensi mengubah peta industri aset digital negara tersebut. Mengutip laporan eksklusif Chosun Biz, Senin (29/12/2025) diskusi lanjutan ini menandai semakin eratnya konvergensi antara lembaga keuangan tradisional dan pasar kripto di tengah tren konsolidasi bursa.
Mirae Asset Consulting, afiliasi non-keuangan dari grup tersebut, disebut memimpin negosiasi untuk mengambil alih saham pengendali Korbit. Saham yang dibidik berasal dari NXC Corporation sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 60,5% dan SK Planet yang menguasai 31,5%. Nilai transaksi diperkirakan berada di kisaran 100 miliar hingga 140 miliar won, atau setara US$ 72,5 juta hingga US$ 101,4 juta.
Langkah potensial ini muncul di tengah pengetatan regulasi aset digital di Korea Selatan. Otoritas Jasa Keuangan setempat menerapkan persyaratan kepatuhan yang lebih ketat, sehingga meningkatkan tekanan operasional bagi bursa kripto berskala kecil dan menengah. Dalam konteks tersebut, akuisisi oleh lembaga keuangan besar dinilai sebagai strategi untuk memperkuat posisi pasar sekaligus memenuhi tuntutan regulasi yang kian kompleks.
Baca Juga
Pasar 'Wait and See', Harga Bitcoin Bergerak Stabil Jelang Akhir 2025
Masuknya Mirae Asset Group, yang mengelola aset global lebih dari US$ 600 miliar, dipandang sebagai sinyal kuat meningkatnya adopsi institusional di sektor kripto. Kepemilikan bursa kripto oleh institusi keuangan mapan berpotensi meningkatkan legitimasi industri, memperluas basis investor, serta membuka peluang integrasi layanan keuangan tradisional dengan teknologi blockchain.
Dilansir dari Coinmarketcapnews, Senin (29/12/2025) Korbit sendiri memiliki nilai historis sebagai bursa kripto pertama di Korea Selatan. Meski pangsa pasarnya menyusut akibat dominasi pemain besar seperti Upbit dan Bithumb, Korbit masih mempertahankan reputasi kepatuhan regulasi dan hubungan perbankan yang stabil, menjadikannya target akuisisi yang menarik.
Baca Juga
Berikut Lima Narasi Kripto yang Bakal Mendominasi Pasar di 2026
Jika terealisasi, transaksi ini akan memerlukan persetujuan sejumlah regulator, termasuk otoritas persaingan usaha dan regulator keuangan, untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan antimonopoli dan stabilitas sistem keuangan. Pelaku industri menilai, konsolidasi semacam ini mencerminkan fase pendewasaan pasar kripto Korea Selatan di tengah meningkatnya peran institusi keuangan tradisional.
Melansir Coingecko, Korbit adalah bursa mata uang kripto terdesentralisasi yang didirikan pada tahun 2013 dan terdaftar di Korea Selatan. Saat ini, terdapat 180 koin dan 181 pasangan perdagangan yang tersedia di bursa ini. Korbit beralamat di Inc.376 Gangnam-daero 5th Fl., Gangnam-gu, Seoul, Korea.

