Berhasil Jaga Performa Keuangan Baik, TLDN Raih Penghargaan Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) kembali mencetak prestasi regional setelah berhasil meraih penghargaan Best Under A Billion dari Forbes Asia.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Vice Chairman Forbes Media, Christopher Forbes, kepada Direktur Keuangan, Akuntansi, dan Pajak TLDN, Mahirudin, dalam ajang Forbes Asia Best Under A Billion Forum & Awards Dinner di Equarius Hotel Ballroom, Resorts World Sentosa, Singapura, Senin (25/11/2025).
Best Under A Billion diberikan kepada perusahaan publik Asia-Pasifik dengan nilai penjualan antara US$ 10 juta hingga US$ 1 miliar pada 2024. Forbes Asia menyeleksi lebih dari 19.000 perusahaan publik sebelum memilih 200 perusahaan dengan kinerja keuangan solid, pertumbuhan konsisten, dan tata kelola yang dinilai baik.
Baca Juga
Teladan Prima (TLDN) Patok Pertumbuhan Kinerja Segini di 2025
Dari seluruh penerima penghargaan, hanya 10 perusahaan asal Indonesia yang berhasil masuk daftar, termasuk TLDN.
Dalam daftar yang dirilis pada 4 Agustus 2025, Forbes menerapkan penilaian kuantitatif menggunakan skor komposit yang mencakup pertumbuhan utang, penjualan, laba bersih, laba per saham selama satu hingga tiga tahun terakhir, serta rata-rata ekuitas dalam periode satu hingga lima tahun. Forbes juga melakukan penyaringan kualitatif, mengecualikan perusahaan dengan masalah tata kelola, isu akuntansi, persoalan lingkungan, hingga persoalan hukum.
Mahirudin menegaskan bahwa konsistensi kinerja TLDN merupakan hasil dari disiplin manajemen keuangan yang prudent dan berbasis prinsip kehati-hatian. Strategi tersebut dijalankan melalui perencanaan anggaran terukur, pengawasan internal dan eksternal yang ketat, serta penerapan standar pelaporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Langkah ini menjadi fondasi stabilitas keuangan dan mitigasi risiko jangka panjang.
Baca Juga
Laba Teladan Agro (TLDN) Melonjak 110%, Ini Penopang Utamanya
“Masuknya TLDN dalam daftar penerima penghargaan Forbes Asia Best Under A Billion tidak terlepas dari kerja keras seluruh karyawan dan entitas anak usaha. Sebagai perusahaan terbuka, kami berkomitmen menjaga pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional secara akuntabel serta mematuhi seluruh regulasi,” ujar Mahirudin dalam keterangan resmi, Kamis (27/11/2025).
Dari sisi kinerja, TLDN mencatat pendapatan Rp 4,21 triliun pada 2024 dengan laba bersih Rp 825,59 miliar, tumbuh masing-masing 5,1% dan 82,7% secara tahunan. Pertumbuhan kuat berlanjut di 2025. Hingga Januari–September 2025, perseroan membukukan pendapatan Rp 3,81 triliun, naik 32,9% yoy, dengan laba bersih Rp 829,31 miliar yang melesat 110,5% yoy.

