Dua Sekuritas Ini Rekomendasikan Beli Saham GOTO Usai Patrick Walujo Mundur, Begini Target Harganya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dipertahankan rekomendasi beli, menyusul perubahan besar jajaran manajemen perseroan. Patrick Walujo resmi mengundurkan diri dari posisi Chief Executive Officer (CEO) digantikan Hans Patuwo yang kini masih menjabat sebagai Chief Operating Officer of ODS.
Perombakan manajemen ini dinilai bisa menjadi sentimen positif terhadap harga saham GOTO. BRI Danareksa Sekuritas dalam riset harian yang diterbitkan, Selasa (25/11/2025), merekomendasikan beli dengan target harga Rp 100. Target harga tersebut mencerminkan optimisme analis terhadap prospek jangka panjang perusahaan di tengah dinamika manajerial.
Baca Juga
Patrick Walujo Mundur dari CEO GOTO Digantikan Hans Patuwo, Merger Grab-Gojek di Depan Mata
Analis BRI Danareksa Sekuritas Kafi Ananta & Erindra Krisnawan mengatakan, mundurnya Patrick Walujo dinilai pasar sebagai langkah yang dapat membuka jalan bagi negosiasi yang lebih lancar terkait potensi merger GOTO–Grab. Sebelumnya Bloomberg melaporkan bahwa SoftBank, Provident Capital Partners, dan Peak XV merupakan pemegang saham yang mendorong pengunduran tersebut.
Dalam struktur kepemilikan GOTO, SVF GT Subco Pte. Ltd, entitas SoftBank. memegang 7,6% saham dengan hak suara 3,4% setelah penyesuaian multivote shareholders (MVS). Sementara itu, PT Saham Anak Bangsa tetap menjadi pemegang hak suara terbesar dengan porsi 30,4% setelah penyesuaian MVS.
Sementara itu, Mandiri Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan bahwa manajemen GOTO menjelaskan bahwa transisi kepemimpinan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan memperkuat eksekusi operasional dan mempercepat profitabilitas. Hans Patuwo dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam transformasi layanan on-demand serta efisiensi operasional di ekosistem Gojek Tokopedia.
Baca Juga
Hans Patuwo Ditunjuk Jadi Calon Dirut GOTO, Ini Kiprah dan Pengalamannya
Selain perubahan CEO, GoTo akan melakukan penyegaran pada jajaran direksi dan dewan komisaris. Salah satu langkah strategis tersebut adalah penunjukan kembali Andre Soelistyo, co-founder Gojek dan mantan CEO GoTo, sebagai Komisaris. Masuknya Andre ke jajaran Komisaris diyakini dapat memperkuat arah strategis dan tata kelola perusahaan.
Dengan sejumlah dinamika tersebut, Mandiri Sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 100. Target harga ini mencerminkan optimisme terhadap prospek perusahaan pasca-restrukturisasi manajemen.

