Berkat Inovasi Digital Cegah Stunting, Telkom Raih Penghargaa Berikut
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Upaya menurunkan angka stunting terus menjadi fokus nasional. Sejalan dengan komitmen mendorong solusi berbasis teknologi untuk kesehatan masyarakat, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih penghargaan di ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2025 melalui program Stunting Action Hub.
Stunting Action Hub merupakan program digital yang dirancang untuk membantu percepatan pencegahan dan penanganan stunting. Program ini memiliki enam implementasi utama, meliputi edukasi penggunaan aplikasi, penyajian data analytics stunting, monitoring dan tindakan lapangan, distribusi bantuan TJSL, pencatatan aksi digital, serta pemanfaatan dashboard oleh puskesmas dan pemerintah daerah.
Baca Juga
Telkom Digitalisasi Posyandu di Pekalongan, Perkuat Upaya Cegah Stunting Lewat Aplikasi
Sepanjang 2025, program tersebut telah menjangkau 591 balita, melibatkan 53 kader puskesmas, dan mencakup 42 posyandu di berbagai wilayah Indonesia. Pendekatan berbasis data ini memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, mempercepat proses pemantauan, dan memastikan tindakan intervensi dilakukan lebih akurat dan responsif.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia Hery Susanto menjelaskan bahwa Telkom terus berkomitmen menghadirkan inovasi digital yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui Stunting Action Hub, kami ingin menunjukkan bahwa digitalisasi dapat menjadi jembatan antara teknologi dan kemanusiaan, serta memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh sehat melalui solusi yang berkelanjutan dan terintegrasi,” ujar Hery.
Program ini turut memberi dampak sosial signifikan, mulai dari mempermudah kader dalam pengumpulan data, meningkatkan akurasi pengukuran dan interpretasi, hingga mempercepat identifikasi balita berisiko tinggi. Pemerintah daerah, BKKBN, dan puskesmas kini dapat menyusun kebijakan berbasis data lebih efektif. Sementara orang tua dapat memantau perkembangan balita secara berkelanjutan.
Baca Juga
Telkom Digitalisasi Posyandu di Pekalongan, Perkuat Upaya Cegah Stunting Lewat Aplikasi
Bahkan, program ini mencatat nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 1:1,75, yang berarti setiap satu rupiah investasi sosial menghasilkan manfaat sosial 1,75 kali lipat bagi masyarakat.
Melalui inisiatif ini, Telkom menegaskan komitmennya mendukung pencapaian SDGs, khususnya terkait ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, dan infrastruktur inovatif. Keberhasilan Stunting Action Hub sekaligus menjadi wujud nyata pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom pada pilar Kesehatan dan Inovasi Digital.

