Laba Indomobil (IMAS) Melesat 87,38% per September 2025, Ini Penopangnya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) membukukan kenaikan pendapatan neto menjadi Rp 22,72 triliun hingga September 2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 21,72 triliun. Adapun laba periode berjalan melambung 87,38%.
Sedangkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melambung 216% dari Rp 81,50 miliar menjadi Rp 257,59 miliar. Alhasill aba per saham dasar melesat dari Rp 20,40 menjadi Rp 64,49.
Rilis kinerja keuangan IMAS menyebutkan bahwa beban pokok pendapatan Rp 18,08 triliun, sehingga menghasilkan laba kotor sebesar Rp 4,64 triliun atau meningkat dari periode sama tahun lalu Rp 4,36 triliun.
Baca Juga
Indomobil (IMAS) Gandeng ZD Energy Bentuk Perusahaan Patungan Ini
Beban usaha dan beban penjualan tercatat Rp 1,59 triliun, sedangkan beban umum dan administrasi mencapai Rp 1,52 triliun. Perseroan juga mencatat pendapatan operasi lain sebesar Rp 908,94 miliar, serta beban operasi lain sebesar Rp 220,18 miliar.
Dengan demikian, laba usaha IMAS naik menjadi Rp 2,23 triliun, dibandingkan Rp 1,90 triliun pada periode September 2024.
Baca Juga
IHSG Diprediksi Lanjut Rebound, Empat Saham Dipimpin ADMR Layak Dilirik
IMAS juga meraup laba bersih entitas asosiasi sebesar Rp 75,66 miliar, serta pendapatan keuangan sebesar Rp 229,81 miliar. Adapun beban keuangan mencapai Rp 1,87 triliun. Setelah memperhitungkan pajak final dan pajak penghasilan, laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp 626,83 miliar, meningkat dari Rp 416,41 miliar tahun lalu.
Pertumbuhan tersebut menjadikan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham melesat menjadi Rp 360,75 miliar, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 192,52 miliar.

