Bagikan

Pasar Kripto ‘Wait and See’, Bitcoin Berpotensi Kembali ke US$ 116.000

Poin Penting

Pasar kripto bergerak hati-hati menjelang keputusan The Fed, dengan Bitcoin tertahan di level resistance US$116.000.
The Fed diprediksi memangkas suku bunga 25 bps ke kisaran 3,75%–4%, memicu ekspektasi arah pasar kripto selanjutnya.
Net inflow positif dari Bitcoin dan Ethereum ETF menandakan kepercayaan institusional kembali meningkat di tengah volatilitas.

JAKARTA, investortrust.id – Suasana pasar Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan volatilitas dan ketidakpastian. Meskipun sentimen bullish meningkat, harga BTC terpeleset 1,8% dari level US$ 115.000, jatuh ke level terendah intraday sekitar US$ 112.273.

“Kenaikan harga BTC tertahan di resistance US$ 116.000. Trader memperkirakan aksi ping-pong ini akan berlanjut hingga pengumuman The Fed besok dan penyelesaian kesepakatan dagang Amerika Serikat (AS)-China pekan ini,” sambung Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha, Rabu (29/10/2025).

Menurut dia, fokus utama trader adalah pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) dalam FOMC, dengan pengumuman suku bunga dijadwalkan pada Kamis (30/10/2025) dini hari pukul 01:00 WIB.

Konsensus pasar sangat kuat, menempatkan probabilitas pemotongan suku bunga 25 basis poin (25-bps) mencapai lebih dari 97%. Jika ini diterapkan, tingkat suku bunga dana federal akan turun ke kisaran 3,75%-4%, level terendah sejak akhir 2022.

Keputusan tersebut akan diambil di tengah dilema The Fed tentang inflasi yang masih tinggi dengan harga konsumen naik hampir 3% (yoy) pada September 2025. Namun indikator pasar tenaga kerja mulai menunjukkan pelemahan.

“The Fed diperkirakan akan lebih fokus pada penguatan lapangan kerja (employment) daripada target inflasi 2% dalam jangka pendek. Selain itu, government shutdown AS yang berkepanjangan memperumit pandangan The Fed karena menghambat rilis data ekonomi utama,” tambah Panji.

Sementara itu, data Bitcoin dan Ethereum Spot ETF pada 27 Oktober 2025 menunjukkan pemulihan kepercayaan institusional yang kuat dan terkoordinasi. Dibuktikan melalui net inflow Bitcoin ETF yang positif sebesar US$ 149,3 juta dan Ethereum ETF mencatat net inflow sebanyak US$ 133,91 juta.

Total inflow gabungan yang signifikan itu, yang terjadi menjelang keputusan suku bunga The Fed. Hal ini dipercaya memberi sinyal bullish yang kuat bahwa investor institusional secara aktif melakukan akumulasi aset kripto utama, mengakhiri periode dominasi outflow sebelumnya.

Baca Juga

Seiring Adopsi Bitcoin oleh Korporasi yang Tinggi, Tak Ada Salahnya Pertimbangkan 4 Koin Ini

American Bitcoin, perusahaan mining dan manajemen aset kripto yang didirikan oleh Eric Trump dan Donald Trump Jr, mengumumkan telah menambah kepemilikan Bitcoin mereka secara signifikan. Perusahaan tersebut membeli 1.414 BTC senilai sekitar US$ 163 juta. Akuisisi ini meningkatkan total kepemilikan Bitcoin American Bitcoin menjadi 3.865 BTC, dengan nilai hampir US$ 445 juta.

Khusus hari ini, Bitcoin berpotensi bergerak di sekitar harga US$ 112.000 - US$ 116.000 dan Ethereum berpotensi bergerak di sekitar US$ 3.900 - US$ 4.100. Sementara dalam 24 jam terakhir, BTC turun 1,34% dan bergerak di kisaran harga  US$ 112.400 atau Rp 1,86 miliar, turun mendekati pergerakan rata-rata 20 harinya (moving average/MA-20).

Dominasi pasar BTC (BTC.D) pun kini berada di level 59,9%, sementara total kapitalisasi pasar aset kripto juga turun 1,7%  menjadi US$ 3,74 triliun.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024