Laba Cisadane Sawit (CSRA) Melesat 70,6% hingga Kuartal III-2025
JAKARTA, investortrust.id – PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) mencatatkan kenaikan penjualan bersih menjadi Rp 1,33 triliun hingga kuartal III-2025, naik signifikan dari periode sama tahun sebelumnya mencapai Rp 758,78 miliar. Kenaikan tersebut berdampak positif terhadap lompatan laba 70,6%.
CSRA dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini menyebutkan bahwa pertumbuhan ini mendorong peningkatan laba bruto menjadi Rp 479,26 miliar, dibandingkan Rp 346,38 miliar pada kuartal III-2024. Meski beban usaha meningkat menjadi Rp 176,83 miliar dari Rp 163,34 miliar, perseroan tetap mencatatkan pertumbuhan laba.
Baca Juga
CSRA Siapkan Rp 90 Miliar untuk Buyback 90 Juta Saham, Ini Tujuannya
CSRA juga mencatat laba yang timbul dari perubahan nilai wajar aset biologis sebesar Rp 43,65 miliar, meningkat dari Rp 30,47 miliar pada periode tahun lalu. Dari sisi laba selisih kurs, CSRA membukukan laba sebesar Rp 37,06 miliar, berbalik dari rugi Rp 19,89 miliar tahun sebelumnya. Beban keuangan tercatat Rp 42,65 miliar, relatif stabil dibandingkan periode 2024 yang sebesar Rp 43,64 miliar.
Pertumbuhan tersebut menjadikan laba sebelum pajak CSRA meningkat menjadi Rp 309,01 miliar, dari periode sama tahun sebelumnya Rp 171,53 miliar. Setelah dikurangi beban pajak sebesar Rp 95,09 miliar, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 213,92 miliar atau melonjak 70,6% dari Rp 125,40 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga
Catatkan Pemulihan, Kalbe Farma (KLBF) Tunjukkan Prospek Laba dan Saham Menggiurkan
Kenaikan laba tersebut menjadi laba bersih per saham dasar CSRA meningkat dari Rp 61 menjadi Rp 104. Begitu juga dengan kas dan setara kas emiten perkebunan kelapa sawit dan produsen CPO ini mengalami kenaikan pesat dari semula Rp 178,09 miliar menjadi Rp 247,38 miliar.

