IHSG Ditutup Melesat 73 Poin, Banyak Saham ARA Dipimpin Emiten CPO
JAKARTA, investortrust.id— Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/10/2025), ditutup melompat sebanyak 73,58 poin (0,91%) menjadi 8.124. Rentang pergerakan 8.030-8.148 dengan nilai transaksai Rp 17,80 triliun dengan sektor saham CPO menjadi motor penggerak utama.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumer primer 1,94%, sektor material dasar 1,20%, sektor konsumer non primer 1,45%, sektor industry 1,03%, sektor kesehatan 3,25%, sektor property 1,48%, sektor transportasi 2,10%, dan sektor energi 0,72%. Pelemahan hanya melanda saham sektor teknologi 1,17% dan infrastruktur 0,16%.
Baca Juga
Pasar Saham masih Prospektif, Mirae Asset Rekomendasikan Buy on Weakness 6 Saham Ini
Di tengah kenaikan pesat tersebut, sejumlah saham catatkan kenaikan pesat hingga auto reject atas (ARA), seperti saham KICI melesat 34,34% menjadi Rp 266, TRUK naik 25% menjadi Rp 300, CBRE naik 24,81% menjadi Rp 1.660, MBTO menguat sebanyak 24,63% menjadi Rp 334, PURI naik 24,55% menjadi Rp 274, COCO naik 24,39% menjadi Rp 306, NIKL naik 24,55% menjadi Rp 416, BLUE naik 24,85% menjadi Rp 1.055, dan GZCO menguat 24,68% menjadi Rp 394.
Meski tak ARA, DKHH naik sebanyak 25,97% menjadi Rp 97, KIOS naik 25,98% menjadi Rp 80, BWPT naik 21,23% menjadi Rp 177, PTPS menguat 21,88% menjadi Rp 234, CSRA naik 21,47% menjadi Rp 1.075, dan POLU naik 19,35% menjadi Rp 31.000
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 15,34 poin (0,19%) menjadi 8.051 dengan nilai transaksi Rp 27,20 triliun diikuti dengan penjualan bersih (net sell) saham oleh pemodal asing senilai Rp 1,39 triliun. Net sell terbanyak melanda saham BBRI Rp 542,92 miliar, WIFI Rp 446,72 miliar, dan BMRI Rp 200,76 miliar.
Baca Juga
Penurunan indeks tersebut dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi 3,65%, sektor transportasi 2,82%, sektor energi 0,65%, sektor material dasar 0,43%, sektor industry 0,71%, dan sektor konsumer primer 0,30%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor infrastruktur, sektor keuangan, dan sektor konsumer non primer.
Meski IHSG melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti KICI naik 34,69% menjadi Rp 198 dan MBTO naik 34,67% menjadi Rp 268. ARA juga melanda saham CBRE naik 24,88% menjadi Rp 1.330, SOHO naik 24,63% menjadi Rp 1.265, dan PUDP naik 24,41% menjadi Rp 525.

