IHSG Berpeluang Lanjutkan Kenaikan, Tiga Saham Dipimpin BUKA Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/10/2025), berpotensi menguji resistance 8.157, jika level ini ditembus terbuka peluang menuju level 8.234. Tiga saham pilihan dengan rekomendasi beli adalah CDIA, BUKA, dan PSAB.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa, indeks berpotensi melanjutkan penguatan untuk menguji resistance di level 8.157 dan terbuka ruang kenaikan lanjutan ke area 8.234. Pergerakan indeks akan dipengaruhi perhatian pasar terhadap rilis data cadangan devisa Indonesia serta neraca perdagangan AS sebagai sentimen penopang indeks dalam jangka pendek.
Baca Juga
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju indeks utama bursa dunia, seperti Dow Jones yang melemah 0,14%. Sebaliknya S&P500 dan Nasdaq justru menguat masing-masing 0,36% dan 0,71%. Begitu juga dengan bursa saham Eropa cenderung melemah semalam.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham CDIA dengan target harga Rp 2.150-2.280, BUKA dengan target harga Rp 204-218, dan PSAB dengan target harga Rp 695-740. Sebaliknya saham ASSA direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup naik sebanyak 21,59 poin (0,27%) ke rekor penutupan tertinggi baru sepanjang masa 8.139. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 2,02 triliun yang disumbangkan crossing saham PANI Rp 2,50 triliun, PTRO sebanyak 193,39 miliar, dan CDIA Rp 127,13 miliar.
Baca Juga
Ketidakpastian Global Meningkat, Emas Capai Rekor Tertinggi di Atas US$ 3.900
Kenaikan indeks ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor property 2,36%, sektor infrastruktur 2,01%, sektor material dasar naik 1,18%, dan sektor energi 0,95%. Sisanya mengalami penurunan, seperti sektor konsumer primer, keuangan, transportasi, industry, dan konsumer non primer.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham RMKO melesat sebanyak 34,72% menjadi Rp 260, PIPA naik 25% menjadi Rp 625, CBRE naik 24,88% menjadi Rp 1.255, AGII naik 24,80% menjadi Rp 1.560, JECC naik 24,75% menjadi Rp 1.260, dan PNGO naik 24,75% menjadi Rp 3.780.
ARA serupa juga melanda saham NIKL sebanyak 24,67% menjadi Rp 374, RMKE menguat 24,53% menjadi Rp 2.310, IDPR naik 24,50% menjadi Rp 620, TRIM naik 24,49% menjadi Rp 605, SSTM menguat 24,41% menjadi Rp 316, dan HERO menguat 24,35% menjadi Rp 715. ARA juga dicatatkan saham UANG naik 19,83% menjadi Rp 7.100 dan POLU naik 20% menjadi Rp 20.250. Meski tak ARA, ANJT menguat 22,69% menjadi Rp 2.650.

