Bitcoin Cetak ATH di US$ 125.000-an, Buktikan Fenomena Uptober?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pasar aset kripto memulai pekan ini dengan momentum bullish yang luar biasa. Kapitalisasi pasar kripto global melonjak ke rekor tertinggi baru, mencapai US$ 4,24 triliun pada 5 Oktober 2025, melampaui puncak sebelumnya yang tercatat di akhir September 2025.
Bitcoin (BTC) kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) di atas US$ 125.000, tepatnya mencapai US$ 125.687 pada 5 Oktober. Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha memandang, kenaikan BTC ini mencerminkan optimisme yang meluas di bawah narasi ‘Uptober’, yang secara historis menjadi bulan yang kuat untuk aset kripto.
“Sejak 1 Oktober 2025, harga BTC telah melonjak lebih dari 8,5%,” catat Panji pada Senin (6/10/2025).
Kenaikan total kapitalisasi pasar ini sebagian besar disumbang oleh performa dua aset kripto terbesar, yakni BTC mencapai ATH di US$ 125.687 dan Ethereum (ETH) yang berhasil dapat momentum diperdagangkan di atas US$ 4.500.
Baca Juga
Secara kolektif, BTC dan ETH menyumbang lebih dari 65% total kapitalisasi pasar kripto, dengan nilai gabungan sekitar US$ 3 triliun. “Performa solid dari dua aset teratas ini mengindikasikan kembalinya pasar secara tegas ke wilayah bull,” sambung Panji.
Reli ini bertepatan dengan berlanjutnya shutdown Pemerintah AS yang dimulai pada 1 Oktober 2025. Ketidakpastian politik dan potensi gejolak harga Dolar AS memicu apa yang disebut analis JPMorgan sebagai ‘debasement trades’. Investor bergegas mencari aset safe haven untuk melindungi nilai (hedge) terhadap risiko makro dan inflasi, dengan Bitcoin dan logam mulia menjadi pilihan utama.
Pasar prediksi Polymarket bahkan menunjukkan ada peluang lebih dari 60% bahwa shutdown akan berlangsung selama 10–29 hari, memberikan ruang bagi BTC untuk semakin bersinar sebagai penyimpan nilai.
Baca Juga
Harga Bitcoin Melejit 11% Sepekan, Trader Muda Ini Proyeksi BTC Bisa Tembus US$ 200.000
Arus Dana Institusi Pecah Rekor
Selama lima hari perdagangan terakhir, yakni 29 September sampai 3 Oktober 2025, ETF Bitcoin Spot mencatat arus masuk dana bersih senilai US$ 3,24 miliar, dengan tren peningkatan signifikan setiap harinya.
Lonjakan terbesar terjadi pada 3 Oktober 2025 sebesar US$ 985 juta, mencerminkan meningkatnya minat investor memasuki kuartal IV-2025.
“Konsistensi inflow positif selama lima hari berturut-turut ini menjadikan pekan tersebut sebagai periode inflow mingguan tertinggi sepanjang sejarah sejak ETF Bitcoin pertama kali diluncurkan pada 12 Januari 2024,” sambung Panji.
Sedangkan hari ini, Bitcoin berpotensi bergerak di sekitar US$ 120.000 - US$ 123.000. Ethereum berpotensi bergerak di sekitar US$ 4.250 - US$ 4.700.
Dalam 24 jam sebelumnya, BTC melonjak 0,98% bertengger di US$ 123.350 atau sekitar Rp 2,04 miliar. Dominasi pasar BTC kini berada di level 59,35%, sementara total kapitalisasi pasar aset kripto melemah 0,8% menjadi US$ 4,14 triliun.

