Bank Raya (AGRO) Perkuat Komitmen Implementasi Ekosistem Bisnis Berkelanjutan Berbasis ESG
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) semakin mempertegas komitmennya dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara menyeluruh. Konsistensi tersebut berbuah apresiasi melalui penghargaan kategori Inclusive Finance for Coastal Conservation.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keselarasan Bank Raya dalam penerapan prinsip ESG, yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis tetapi juga memberi nilai tambah serta dampak sosial nyata melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR).
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia AGRO Danar Widyantoro menegaskan komitmen perseroan dalam menjaga keseimbangan antara bisnis dan keberlanjutan.
“Berbagai inisiatif ESG kami upayakan untuk mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan juga tata kelola, agar selaras dengan prinsip green banking. Kami juga terus mengembangkan produk digital yang berfokus pada segmen Mikro dan Kecil berbasis Sustainability Green Economy didukung tata kelola yang baik,” jelas Danar dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat, (3/10/2025).
Lebih lanjut, Danar menekankan bahwa penghargaan KGIA akan menjadi dorongan bagi Bank Raya untuk melanjutkan praktik ESG yang konsisten.
Baca Juga
Bank Raya (AGRO) Catat Kenaikan Transaksi QRIS 300%, Perkuat Layanan Digital untuk UMKM
“Penghargaan yang diraih oleh Bank Raya ini akan menjadi penyemangat bagi Bank Raya agar dapat terus mendorong prinsip ESG secara berkesinambungan dalam praktik bisnis perusahaan yang berdampak nyata bagi ekonomi, lingkungan, dan masyarakat. Bank Raya juga berkomitmen memperkuat pengelolaan risiko lingkungan dan memperluas pembiayaan ramah lingkungan seperti di bidang energi terbarukan dan efisiensi energi,” tambahnya.
Dari sisi kinerja bisnis, hingga Juni 2025 penyaluran kredit pada Kelompok Usaha Berkelanjutan/UMKM meningkat menjadi Rp 2,23 triliun, naik dari Rp 1,88 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Bank Raya juga melakukan perhitungan jejak karbon yang dihasilkan dari aktivitas operasional. Sepanjang 2024, perseroan mencatat efisiensi signifikan, yakni penghematan penggunaan air sebesar 8,47%, pengurangan limbah kertas sebesar 0,47 ton, serta penurunan konsumsi BBM hingga 29,04% dibandingkan tahun 2023.
Tak hanya di sisi internal, Bank Raya juga menggandeng nasabah melalui program TJSL/CSR Mission VGNZ Program (MVP) Aksi Tanam 1000 Kebaikan. Program ini mengajak nasabah berpartisipasi dalam penanaman bakau sebagai bagian dari Pantura Green Belt Program di Pantai Mangunharjo, Semarang, Jawa Tengah.
Program yang berlangsung sejak Maret hingga Juli 2025 dengan tahap pemeliharaan hingga 2027 ini berhasil melibatkan lebih dari 3.500 nasabah dengan volume transaksi mencapai Rp660,3 juta. Melalui mekanisme kontribusi setiap transaksi keuangan digital, Bank Raya berhasil menanam 3.500 pohon bakau.
Baca Juga
Jadi Sponsor Raya Run, Bank Raya (AGRO) Dorong Geliat Ekonomi Digital di Surabaya
Danar menegaskan, langkah ini sejalan dengan tujuan Bank Raya untuk terus mengurangi emisi dan memperkuat penerapan green banking.
“Bank Raya akan terus berkomitmen untuk melakukan upaya pengurangan emisi serta dampak buruk lain bagi lingkungan yang sejalan dengan prinsip green banking. Kami juga akan terus memperkuat langkah kami menjadi bank digital utama yang memberikan solusi keuangan digital dengan akses terluas bagi masyarakat Indonesia, dengan mendukung percepatan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat,” tutup Danar.

