Net Sell Melambung Rp 4,54 Triliun, Saham BBCA kembali Memimpin
JAKARTA, investortrust.id –Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 4,54 triliun, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/9/2025), sebanyak 138 poin (1,78%) menjadi 7.628. Rentang pergerakan 7.619-7.791 dengan nilai transaksi Rp 22,94 triliun.
Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 2,10 triliun, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 1,37 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 468,65 miliar, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) Rp 261,35 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 246,78 miliar.
Baca Juga
Usai Rapat dengan Prabowo, Menkeu Purbaya Komitmen Jaga Defisit Fiskal 3%
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) dicatatkan saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 95,30 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 80,77 miliar, PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) Rp 38,84 miliar, PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 31,56 miliar, dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 30,84 miliar.
Terkait penurunan IHSG hari ini dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, yaitu saham sektor teknologi 1,86%, sektor keuangan 1,73%, sektor infrastruktur 1,36%, sektor energi 1,25%, sektor properti 0,94%, sektor material dasar 0,24%, dan sektor konsumer non primer 0,29%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor konsumer primer, industri, transportasi, dan kesehatan.
Meski IHSG terjungkal, sejumlah saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) naik 34,78% menjadi Rp 186, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) naik 34,19% menjadi Rp 157, dan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) naik 25% menjadi Rp 950.
Baca Juga
Rapat Terbatas di Istana, Prabowo Tekankan Percepatan Program Prioritas Nasional
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25% menjadi Rp 550 dan PT Pakuan Tbk (UANG) menguat 24,71% menjadi Rp 1.060, PT Ateliers Mecaniques D Indonesia Tbk (AMIN) naik 24,55% menjadi Rp 274, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 19,81% menjadi Rp 12.400.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham WOWS sebanyak 14,29% menjadi Rp 90, MSKY 12,96% menjadi Rp 94, WIIM mencapai 12,43% menjadi Rp 810, COCO melemah 12% menjadi Rp 462, CBRE melemah 11,95% menjadi Rp 398, dan IFSH anjlok 11,35% menjadi Rp 820.
IHSG kemarin ditutup anjlok sebanyak 100,5 poin (1,28%) menjadi 7.766,85. Penurunan terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet, salah satunya Sri Mulyani Indrawati diganti dari posisinya sebagai menteri keungan oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Presiden juga mengganti posisi Menteri Koperasi dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI.

