Dua Pendatang Baru di BEI Tembus MSCI Small Caps, BEI: Sinyal Positif untuk Pasar
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai positif keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menambah delapan saham baru ke dalam daftar indeks terbaru yang akan berlaku mulai 26 Agustus 2025. Dua emiten masuk daftar MSCI Global kapitalisasi pasar besar PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Sebelumnya, MSCI Global Small Cap Indexes memasukkan enam saham baru PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT MNC Land Tbk (KPIG), PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).
Baca Juga
Satu saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) terdepak dari papan utama dan masuk ke papan small cap. RATU dan AADI, yang belum genap setahun tercatat di BEI, namun sudah menembus indeks MSCI Small Caps.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, mengungkapkan inklusi kedua saham tersebut didorong oleh peningkatan kapitalisasi pasar dan likuiditas transaksi, serta struktur kepemilikan yang sesuai kriteria pemilihan konstituen indeks.
“Kami melihat inklusi ini sebagai sinyal positif bagi prospek Perusahaan Tercatat di Indonesia dan potensi meningkatnya minat investor global,” ujar Nyoman kepada media, Jumat, (15/8/2025).
BEI, lanjutnya, secara konsisten mendorong emiten untuk meningkatkan performa dan kinerja perusahaan demi memperkuat daya tarik di mata pengelola indeks global. Salah satu langkahnya adalah menjalin kerja sama dengan penyedia indeks internasional untuk memperluas eksposur saham Indonesia di pasar global.
Baca Juga
Usai Sentuh ATH 8.017, IHSG Ditutup Berbalik Melemah 0,41% jelang Libur Panjang HUT RI
Sebagai contoh, BEI telah bekerja sama dengan ASEAN Exchanges dalam FTSE ASEAN Index Series. Selain itu, BEI juga rutin mengadakan sosialisasi dan seminar bersama penyedia indeks global seperti MSCI dan S&P untuk membahas metodologi indeks dan kriteria pemilihan.
“Selain itu, BEI juga aktif melaksanakan kegiatan sosialisasi dan seminar bersama penyedia indeks global seperti MSCI dan S&P untuk membahas metodologi indeks dan kriteria pemilihan agar dapat menyediakan wawasan bagi Perusahaan Tercatat untuk dapat dipertimbangkan sebagai konstituen dalam indeks yang disediakan oleh penyedia indeks global,” terang Nyoman.

