IHSG Mencoba Resistance 7.680, Tiga Saham Dipimpin WIFI Dijagokan Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (12/8/2025), berpeluang lanjutkan penguatan menguji resistance 7.680. Adapun tiga saham pilihan hari ini adalah PGAS, MAPI, dan WIFI.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa indeks berpotensi menguji resistance terdekat di 7.680. Hari ini, pasar akan menyoroti rilis data inflasi AS yang dapat memengaruhi arah kebijakan suku bunga berikutnya.
Baca Juga
Dari Otomotif Lebarkan Sayap ke Bisnis 'Food Tray', Emiten Ini (PART) Dukung Program MBG
Laju IHSG juga dipengaruhi pergerakan bursa saham global semalam, yaitu Dow Jones ditutup melemah 0,45%, S&P500 turun 0,25%, dan Nasdaq melemah 0,30%. Begitu juga dengan sebagian besar bursa saham Eropa ditutup melemah.
Di tengah potensi pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham PGAS dengan target harga Rp 1.725-1.780, MAPI dengan target harga Rp 1.250-1.300, dan WIFI dengan target harga Rp 2.840-3.040. Sebaliknya saham ANTM direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 72,54 poin (0,96%) menjadi 7.605 dengan nilai transaksi Rp 14,17 triliun. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 849,84 miliar terbanyak melanda saham BBCA Rp 425,11 miliar, BBRI Rp 234,57 miliar, dan FILM senilai Rp 117,25 miliar.
Baca Juga
Kenaikan tersebut ditopang penguatan dua saham big cap yang dikendalikan dua konglomereasi. Pertama, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melesat 10,06% menjadi Rp 8.750 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat sebanyak 7,21% menjadi Rp 84.200. Sebaliknya tekanan datang dari saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) setelah jatuh sebanyak 10%.
Di tengah lompatan indeks tersebut, empat saham cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham CHEM naik 34,62% menjadi Rp 105, PPRE naik 33,90% menjadi Rp 79, BRNA naik 24,63% menjadi Rp 835, dan MLPT naik 20% menjadi Rp 51.600.

