Marketing Sales Rp 1,2 Triliun di Semester I-2025, PIK2 (PANI) Tunjukkan Kenaikan Pesat Secara Kuartal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2, pengembang properti Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) yang dikendalikan Agung Sedayu Group dan Salim Group, mencatatkan penjualan marketing (marketing sales) property senilai Rp 1,2 triliun pada Semester I-2025.
Bahkan, marketing sales kuartal II mengalami kenaikan 50% dari realisasi kuartal I-2025. Namun demikian pencapaian semester I tersebut baru merefleksikan 22,64% dari total target marketing sales tahun ini senilai Rp 5,3 triliun.
Dirut PANI Sugianto Kusuma atau disapa Aguan mengatakan, perseroan optimistis terhadap tren pertumbuhan penjualan property di PIK2. Hal ini ditunjukkan pencapaian pra-penjualan sebesar Rp 1,2 triliun pada semester pertama 2025 dan lonjakan 50% pada kuartal kedua. Kenaikan ini mencerminkan minat masyarakat terhadap ruang komersial dan hunian di PIK2 masih dapat berlanjut ke kuartal berikutnya, terutama pada produk-produk yang dirancang secara terintegrasi dan selaras dengan kebutuhan gaya hidup modern.
Baca Juga
Saham PIK2 (PANI) bisa ke Level Ini, Keunggulan Berikut Jadi Penopangnya
“Kami akan terus menghadirkan pengembangan kawasan yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan masa kini, tetapi memberikan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan. Sejalan dengan itu, perseroan memperkenalkan tiga produk terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan beragam pelanggan,” ujar Aguan dalam penjelasan resminya.
PANI mencatatkan bahwa segmen komersial bukukan performa gemilang, khususnya pada produk, seperti Rukan Marina Bay, One Business Park, Bizpark PIK2, SOHO The Riverside Boulevard, Rukan Asia Afrika, Rukan Pasar, dan Ruko Little Siam, yang menghasilkan penjualan sebesar Rp 231 miliar atau naik 145% secara kuartalan.
Sementara itu, permintaan terhadap hunian tapak di proyek Pasir Putih Residences, Padma, dan Bukit Nirmala juga tumbuh signifikan, mencatatkan penjualan Rp 247 miliar atau naik 76% QoQ. Di luar itu, penjualan kaveling lahan komersial di kawasan CBD PIK2 tetap stabil dan menjadi penopang utama dengan kontribusi Rp 451 miliar.
Baca Juga
Ekspansi Bisnis Kendaraan Listrik, Bangun Karya (KRYA) Akuisisi 51% Saham Motor Listrik ECGO
Dibandingkan semester I-2024, manajemen menyebutkan, marketing sales mencerminkan penyesuaian yang wajar seiring dinamika pasar. Hal ini lebih disebabkan oleh sikap hati-hati sebagian konsumen yang tengah menunggu waktu yang tepat untuk melakukan pembelian properti. Meskipun demikian, peluncuran beberapa produk unggulan di kuartal kedua telah menunjukkan bahwa minat pasar perlahan kembali bergerak positif.
Dengan cadangan lahan yang seluas 1.845 hektare dan proyek pembangunan yang terus berprogres, PANI konsisten berada di jalur ekspansi berkelanjutan, berperan sebagai penggerak utama pertumbuhan kawasan PIK2 sekaligus mendorong peningkatan nilai investasinya. Seluruh pencapaian ini tidak lepas dari komitmen perusahaan untuk tetap fokus pada kualitas dan relevansi produk yang ditawarkan.

