IHSG Berpeluang Sentuh Support 7.470, Tiga Saham Dipimpin BWPT Jadi Pilihan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/8/2025), berpotensi menguju support 7.470. Tiga saham pilihan dengan rekomendasi beli adalah PGAS, INCO, dan BWPT.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal indeks berpeluang menguju support 7.470. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi aksi tunggu pemodal terhadap daftar saham yang masuk rebalancing MSCI bulan ini.
Baca Juga
Lampaui Target, Astra Financial Catat Total Transaksi di GIIAS Tangerang 2025 Tembus Rp 2,4 Triliun
Laju pergerakan indeks juga dipengaruhi penutupan bursa saham dunia semalam, seperti Wall Street berhasil naik setelah Dow Jones menguat 0,18%. Penguatan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,73% dan Nasdaq sebanyak 1,21%.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham PGAS dengan target harga Rp 1.725-1.780, INCO dengan target harga Rp 4.230-4.400, dan BWPT dengan target harga Rp 130-137. Sebaliknya saham BBNI direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah sebanyak 13,57 poin (0,18%) menjadi 7.490, meski demikian pemodal asing melanjutkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 666,09 miliar dengan saham pilihan ENRG sebanyak Rp 494,01 miliar, AMMN Rp 218,15 miliar, dan DEWA Rp 216,31 miliar.
Baca Juga
Tumbuh Lebih dari 20 Juta, SeaBank Catat 30% Nasabah Adalah Pengguna Bank Pertama
Penurunan indeks kemarin dipicu atas kejatuhan sektor teknologi 4,46% setelah saham DCII anjlok lebih dari 10%, sektor infrastruktur 1,64%, sektor property 0,15%, sektor konsumer non primer 0,17%, dan sektor energi 0,27%. Sisanya mencatatkan penguatan terbesar sektor materal dasar 1,21%.
Meski IHSG melemah, beberapa saham ini justru catatkan kenaikan mengesankan, seperti saham FUTR sebanyak 30% menjadi Rp 104, KBLV naik 27,78% menjadi Rp 92, MBTO naik 27,17% menjadi Rp 117. Kenaikan pesat juga melanda saham SMGA sebanyak 26,88% menjadi Rp 118, CSIS naik 26,51% menjadi Rp 105, dan RAAM naik 24,44% menjadi Rp 336.

