Pasar Kripto Dibayangi Isu The Fed dan Regulasi Baru, Laju Bitcoin Tertahan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Aset kripto Bitcoin (BTC) diprediksi bergerak bervariasi (mixed) dalam kisaran US$ 113.000–117.000 pada perdagangan Selasa (5/8/2025). Sejumlah sentimen akan memengaruhi pergerakan harga BTC, termasuk kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh The Fed.
Financial Expert Ajaib, Panji Yudha menganalisis bahwa BTC cenderung stagnan dalam 24 jam terakhir dan kembali dibuka pada level yang sama seperti kemarin, yakni US$ 114.890 atau sekitar Rp 1,87 miliar.
Dominasi pasar BTC (BTC.D) kini berada di level 61,45%, sementara total kapitalisasi pasar aset kripto naik 0,9% menjadi US$ 3,72 triliun. Di sisi lain, Pemerintah AS merilis usulan pembagian wewenang antara commodity futures trading commission (CFTC) dan securities and exchange commission (SEC), di mana CFTC akan mengatur pasar spot dan SEC fokus pada aset sekuritas.
“Langkah ini dinilai bisa mengakhiri ketidakpastian regulasi yang selama ini membayangi industri aset digital,” ujar Panji pada Selasa (5/8/2025).
Baca Juga
Ini Dia 6 Waktu Terbaik untuk Membeli Bitcoin Berdasarkan Sejarah
Dari Eropa, proposal mengejutkan datang dari Prancis yang mempertimbangkan penggunaan kelebihan energi nuklir untuk aktivitas mining Bitcoin. Jika disetujui, langkah ini tidak hanya menekan pemborosan energi, tetapi juga bisa menjadi adopsi penambangan Bitcoin yang lebih ramah lingkungan di masa depan.
Sementara isu makroekonomi global diwarnai pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang penunjukan pengganti Gubernur The Fed Adriana Kugler yang secara mengejutkan mengundurkan diri.
“Kandidat baru ini berpotensi menjadi penerus Jerome Powell sebagai ketua The Fed, membuka spekulasi pasar mengenai arah kebijakan moneter di bawah pemerintahan Trump berikutnya,” sambung Panji.
Baca Juga
Pasar Kripto Waspada! Bitcoin Bertahan, Altcoin Siap-siap Melambung
Meskipun Chair Jerome Powell memberi sinyal bahwa pemangkasan suku bunga (rate cut) tidak pasti, probabilitas pasar untuk pemangkasan suku bunga 25bps kini di angka 80,8%, menurut CME FedWatch Tool.
“Sentimen ini berpotensi menjaga tekanan beli pada aset berisiko, termasuk kripto,” pungkasnya.

