Konversi ETF Bitwise Disetujui tapi Langsung Ditangguhkan, SEC Dinilai Lakukan “Manuver Aneh”
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) memberikan persetujuan percepatan terhadap permohonan Bitwise untuk mengonversi dana indeks kripto miliknya menjadi dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF), namun secara mengejutkan langsung menangguhkan keputusan tersebut di hari yang sama.
Keputusan ini membuat status ETF Bitwise berada dalam ketidakpastian, sambil menunggu tinjauan lebih lanjut dari otoritas. Persetujuan atas permohonan konversi Bitwise 10 Crypto Index Fund menjadi ETF diberikan oleh Divisi Perdagangan dan Pasar SEC melalui proses accelerated approval pada Selasa (22/7/2025). Ini memungkinkan Bitwise untuk meminta percepatan efektivitas pendaftaran sebelum batas waktu reguler.
Namun, hanya beberapa jam kemudian, SEC melalui surat dari asisten sekretaris Sherry Haywood menyatakan, “Perintah ini ditangguhkan hingga komisi menentukan sebaliknya,” ujarnya, dilansir dari CoinTelegraph, Rabu (23/7/2025).
Baca Juga
Teka-teki Ripple IPO di Tahun Ini hingga ETF XRP Bakal Sah di Oktober?
SEC juga menyampaikan bahwa keputusan persetujuan tersebut kini sedang dalam proses peninjauan oleh seluruh komisioner.
Bitwise 10 Crypto Index Fund, yang kini diperdagangkan dengan ticker BITW, berisi paparan terhadap sejumlah aset kripto utama termasuk Bitcoin dan Ethereum. Permohonan konversi menjadi ETF diajukan perusahaan sejak November tahun lalu.
Analis ETF Bloomberg James Seyffart menyebut situasi ini mirip dengan kasus ETF Grayscale sebelumnya yang juga sempat disetujui dan kemudian ditangguhkan.
“ETF Bitwise ini ditangguhkan oleh salah satu atau lebih komisioner. Artinya, mereka belum bisa mengonversi ke ETF, setidaknya untuk saat ini,” katanya, melalui akun X.
Baca Juga
ETF Kripto BlackRock Catat Rekor, Melejit 366% di Kuartal II
Presiden NovaDius Wealth Management Nate Geraci menyebut, melakukan manuver aneh dan membingungkan. Ia mengaitkannya dengan kasus Grayscale Digital Large Cap ETF yang juga mengalami penundaan serupa awal bulan ini.
Sementara itu, mitra umum Van Buren Capital Scott Johnsson berspekulasi bahwa persetujuan awal yang dilakukan di bawah otoritas delegasi bisa jadi merupakan upaya internal SEC untuk menghindari gangguan dari Komisioner Caroline Crenshaw, satu-satunya komisioner dari Partai Demokrat.
Analis ETF Bloomberg lainnya Eric Balchunas mengatakan, SEC kemungkinan menunda persetujuan sambil menunggu finalisasi standar umum pencatatan ETF kripto.
“Mereka mungkin ingin mengeluarkan standar pencatatan generik lebih dulu, buka komentar publik, lalu implementasi sebelum tenggat Oktober,” ucapnya.

